Media Kampung – 08 April 2026 | Survei terbaru menunjukkan 85,3% pemudik menilai Operasi Ketupat berhasil menjaga kelancaran arus mudik Lebaran.

Hasil survei ini dirilis oleh lembaga survei independen pada hari Selasa, mengacu pada sampel 1.200 responden yang melakukan perjalanan pulang kampung.

Mayoritas responden mengapresiasi koordinasi antar lembaga pemerintah, kepolisian, dan relawan yang memfasilitasi pemeriksaan kendaraan.

Mereka menilai waktu tunggu di pos pemeriksaan rata-rata hanya 15 menit, jauh lebih singkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Salah satu pemudik, Budi Santoso, mengaku, “Perjalanan pulang lebih tenang karena ada petugas yang cek secara cepat.”

Baca juga:

Budi menambahkan, “Saya tidak perlu menunggu lama di pos, jadi sampai rumah lebih cepat.”

Data juga mencatat bahwa 9,2% responden masih mengalami kendala, terutama di jalur-jalur utama yang masih padat.

Kendala tersebut biasanya disebabkan oleh kemacetan di gerbang tol dan kurangnya petugas di area rawan.

Seorang pengemudi truk, Siti Rahma, mengeluh, “Di beberapa titik masih ada antrian panjang, namun dibandingkan tahun lalu sudah jauh lebih baik.”

Pemerintah menegaskan bahwa Operasi Ketupat melibatkan penambahan jalur khusus kendaraan berat serta penggunaan teknologi pemindaian otomatis.

Teknologi tersebut memungkinkan identifikasi kendaraan secara digital, mengurangi interaksi manual dan mempercepat proses pemeriksaan.

Selain itu, pihak kepolisian menambah unit mobil patroli di jalan raya untuk mengantisipasi potensi kecelakaan.

Baca juga:

Penegakan aturan lalu lintas juga diperketat, dengan denda bagi pengendara yang melanggar batas kecepatan atau tidak menggunakan helm.

Laporan kepolisian menunjukkan penurunan kecelakaan sebesar 12% pada periode mudik dibandingkan tahun lalu.

Di sisi lain, operator angkutan umum melaporkan tingkat keterisian penumpang yang stabil, menandakan permintaan masih tinggi.

Penumpang bus mengaku puas dengan kebersihan dan prosedur kesehatan yang diterapkan selama perjalanan.

Sebuah survei tambahan terhadap pengguna transportasi umum mencatat kepuasan sebesar 78,5%.

Analis transportasi, Dr. Andi Prasetyo, menilai Operasi Ketupat sebagai langkah strategis yang menyeimbangkan keamanan dan efisiensi.

Ia menambahkan, “Jika koordinasi ini dipertahankan, arus mudik selanjutnya dapat lebih optimal.”

Baca juga:

Dengan mayoritas pemudik menyatakan kepuasan, pemerintah berkomitmen melanjutkan dan meningkatkan program serupa pada musim mudik berikutnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.