Media Kampung – Penggunaan teknologi kunci pintar (smart key) atau keyless kini telah menjadi fitur standar pada motor keluaran terbaru. Namun, pemilik motor skutik dan bebek lawas juga dapat melakukan upgrade dari kunci fisik biasa menjadi sistem keyless. Fiki, pemilik bengkel KKS Project, menjelaskan bahwa hampir seluruh motor, tanpa memandang merek dan tahun pembuatan, dapat diubah menjadi keyless.

Rincian Upgrade

Menurut Fiki, sekitar 70 persen konsumen melakukan upgrade untuk meningkatkan keamanan motor, sementara 30 persen sisanya melakukannya untuk kepuasan pribadi. Motor yang paling sering datang untuk diubah ke sistem keyless termasuk Honda BeAT, Mio Sporty, dan Scoopy. Selain itu, beberapa motor bebek seperti Supra X Fi 125 dan Revo juga mendapatkan permintaan, bahkan motor gede seperti Peugeot Metropolis 400i.

Proses Pemasangan

Tidak semua motor dapat diubah menjadi keyless. Motor dengan posisi kunci kontak di tengah dan menyatu dengan rangka belum bisa dikonversi. Fiki menjelaskan, “Sebetulnya semua motor bisa. Cuma terkendala di dudukan kontaknya saja, itu yang kita belum bisa bikin. Jika sistemnya sudah bisa, yang penting ada aki dan menggunakan ECU atau CDI, tetap bisa,” ujarnya.

Tingkat kesulitan dalam pengerjaan juga bervariasi berdasarkan tahun pembuatan motor. Honda Beat lansiran 2020 ke atas dapat dikerjakan secara plug-and-play, sedangkan model di bawah tahun tersebut memerlukan pembuatan dudukan khusus. Motor tertua yang pernah diupgrade di bengkel ini adalah Mio keluaran tahun 2004.

Biaya Upgrade

Bagi pemilik motor Honda, biaya untuk mengubah kunci fisik menjadi keyless berkisar antara Rp 950 ribu hingga Rp 2,7 juta. Sementara untuk motor Yamaha, harganya berkisar antara Rp 1,35 jutaan hingga Rp 3,4 jutaan. Perbedaan harga ini tergantung pada fitur dan kualitas barang yang digunakan. Fiki menawarkan berbagai opsi mulai dari barang rakitan, aftermarket, hingga komponen full original, sesuai pilihan konsumen.

Fiki juga menyarankan agar pemilik motor melakukan booking sebelum datang ke bengkel. Hal ini bertujuan untuk mempercepat proses pemasangan yang biasanya memakan waktu sekitar 30 menit, namun bisa memakan waktu hingga 3-4 jam jika tanpa janji terlebih dahulu.