Media Kampung – 08 April 2026 | Industri kendaraan niaga Indonesia mencatat penurunan produksi sebesar 3,5% pada tahun 2025, sementara volume mobil niaga impor terus meningkat dan menyerbu pasar domestik.

Penyebab utama penurunan kapasitas pabrik meliputi penutupan lini produksi, kenaikan biaya bahan baku, serta keterbatasan tenaga kerja terampil.

“Kita menghadapi tekanan dua arah: produksi turun dan persaingan impor semakin keras,” ujar Ahmad Fadli, analis di Asosiasi Industri Otomotif Indonesia, menambahkan bahwa produsen lokal harus menyesuaikan strategi.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa impor kendaraan niaga naik 12% dibandingkan tahun sebelumnya, didominasi oleh truk ringan dan pick-up dari negara tetangga.

Dealer kendaraan niaga merasakan penurunan penjualan unit buatan dalam negeri, sementara margin keuntungan tergerus oleh persaingan harga dari produk impor.

Pemerintah menanggapi fenomena ini dengan memperketat regulasi tarif impor dan memberikan insentif pajak bagi produsen yang meningkatkan kapasitas produksi.

Jika dibandingkan dengan 2022, penurunan produksi tahun ini lebih tajam, mengingat pada tahun tersebut industri masih mencatat pertumbuhan positif sebesar 2,1%.

Direktur Pabrik XYZ, Budi Santoso, menyatakan bahwa perusahaan sedang meninjau rencana ekspansi dan investasi teknologi otomatisasi untuk mengembalikan output.

Harga jual mobil niaga lokal mengalami kenaikan rata-rata 4,8% akibat penurunan pasokan, sedangkan kendaraan impor tetap kompetitif berkat tarif yang relatif rendah.

Wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur menjadi pasar utama bagi kendaraan niaga impor, mengakibatkan penurunan penjualan di pabrik-pabrik tradisional di daerah tersebut.

Para pakar memperkirakan bahwa jika tren impor tidak terkendali, produksi dalam negeri dapat turun lebih jauh, memaksa pemerintah meninjau kembali kebijakan proteksi.

Secara keseluruhan, industri kendaraan niaga Indonesia berada pada titik kritis yang menuntut adaptasi cepat, baik dari produsen lokal maupun regulator, untuk menjaga keseimbangan pasar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.