Daftar Isi
Media Kampung – 17 Maret 2026 | Wuling Motors menegaskan bahwa model SUV keluarga berkapasitas tujuh penumpang, Wuling Eksion, masih berada pada fase persiapan sebelum resmi dibuka untuk pemesanan publik. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Marketing Operation Director Wuling Motors, Ricky Christian, dalam konferensi pers di Jakarta pekan lalu.
Proses Produksi di Pabrik Cikarang
Eksion direncanakan akan diproduksi secara lokal di pabrik Wuling yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Ricky menekankan bahwa semua persiapan produksi, mulai dari perakitan hingga pengujian kualitas, masih dalam tahap finalisasi. “Produk Wuling ini kan diproduksi secara lokal di Cikarang, jadi memang kita masih siapkan juga untuk proses produksinya,” ujarnya.
Ketersediaan Pemesanan dan Mekanisme Dealer
Saat ini konsumen belum dapat melakukan pemesanan resmi melalui sistem perusahaan. Beberapa dealer telah menerima minat secara informal dan mencatatnya secara manual, namun belum ada kebijakan standar yang diterapkan. “Jika ada konsumen yang berminat dan menghubungi dealer, tentu tidak kita tolak,” kata Ricky, menambahkan bahwa pencatatan minat masih bersifat manual dan beragam antar dealer.
Spesifikasi dan Pilihan Varian
Wuling Eksion ditawarkan dalam dua varian tenaga: listrik murni (EV) dan plug‑in hybrid (PHEV). Versi EV dilengkapi motor listrik berdaya sekitar 150 kW (sekitar 201 tenaga kuda) dengan klaim jarak tempuh hingga 530 kilometer per pengisian baterai. Sementara varian PHEV mengklaim jangkauan kombinasi lebih dari 1.000 kilometer, memadukan tenaga listrik dan bensin.
Dimensi kendaraan mencakup panjang 4,7 meter, lebar 1,8 meter, dan tinggi 1,7 meter, dengan sumbu roda 2,8 meter. Tata ruangnya dirancang untuk menampung tujuh penumpang secara nyaman, menjadikannya pilihan keluarga yang praktis.
Antusiasme Pasar dan Prospek Penjualan
Ricky mengungkapkan bahwa halaman produk Eksion di situs resmi Wuling mencatat trafik harian rata‑rata sekitar 5.000 kunjungan, menandakan minat yang tinggi dari calon pembeli. “Kami memonitor trafik tersebut dan melihat ada peningkatan yang signifikan,” jelasnya.
Walaupun pemesanan resmi belum dibuka, dealer-dealer di seluruh Indonesia telah menerima sejumlah permintaan informal. Hal ini menunjukkan potensi penjualan yang kuat ketika periode pemesanan resmi diumumkan dan standar proses pemesanan diseragamkan.
Langkah Selanjutnya
Wuling Motors berkomitmen untuk menyelesaikan persiapan produksi di Cikarang secepat mungkin, sekaligus menyusun kebijakan pemesanan yang konsisten di seluruh jaringan dealer. Setelah proses produksi siap, perusahaan akan mengumumkan tanggal pembukaan pemesanan resmi serta detail harga dan paket layanan purna jual.
Dengan dukungan produksi lokal dan minat konsumen yang tinggi, Wuling Eksion diperkirakan akan menjadi salah satu pilihan SUV listrik atau hybrid terpopuler di pasar Indonesia, memperkuat posisi Wuling sebagai pemain utama dalam segmen kendaraan ramah lingkungan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.

