Media Kampung – Juru taktik Real Madrid, Jose Mourinho, buka suara soal kasus pelanggaran laporan keuangan yang dilakukan Manchester City. The Special One meyakini keputusan akhir tidak akan keluar dalam waktu dekat.

Manchester City berada di ujung tanduk setelah diputuskan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Sebagian besar di antaranya adalah kasus pelanggaran pelaporan keuangan yang dilakukan The Citizens selama bertahun-tahun.

Kini, publik sepak bola pun menunggu hukuman apa yang diberikan kepada Man City. Satu di antara yang disuarakan adalah mendepak Manchester City dari Premier League.

Jalan Berliku Menuju Keputusan Akhir

Kendati demikian, Jose Mourinho meyakini publik masih harus banyak bersabar untuk melihat Manchester City dijatuhi hukuman. Sebab, proses hukum akan memakan waktu. Selain itu, hubungan antara negara juga menjadi isu di belakang layar.

“Saya lebih memilih untuk menertawakan saja,” kata Jose Mourinho menurut laporan Corriere dello Sport. “Mengingat usia yang sudah kepala enam, saya harus cukup beruntung untuk masih ada di sini ketika keputusan akhir keluar.”

Barcelona Juga Curang

Selain buka suara soal kasus Manchester City, Jose Mourinho juga menyinggung masalah hukum yang menerpa sang rival, Barcelona. Barca diyakini telah memberikan sejumlah uang kepada mantan wakil presiden komite wasit Spanyol, Jose Maria Enriquez Negreira. Dengan melakukan hal itu, Barcelona diduga mendapatkan keuntungan dari penunjukan wasit yang dilakukan Negreira.

“Saya tiba di Real Madrid tepat pada masa puncak skandal Negreira,” kata Mourinho. “Saya ingat saat itu tidak ada yang tahu soal hal tersebut. Namun, kami merasakannya secara langsung. Begitu saya pergi, semua orang baru mengetahuinya,” papar The Special One.