Media Kampung – Saddil Ramdani resmi kembali dipanggil ke Timnas Indonesia menjelang FIFA Matchday Juni 2026, menambah opsi serangan Garuda di era John Herdman.

Pelatih asal Inggris John Herdman mengumumkan kehadiran Saddil dalam skuad nasional pada hari Selasa, 28 April 2026, sebagai respons atas performa konsisten pemain Persib Bandung.

Selama musim Liga 1 2025/2026, Saddil mencatat 29 penampilan, mencetak empat gol serta memberikan satu assist, menunjukkan kontribusi signifikan di sisi sayap kiri.

Kemampuan kecepatan, kreativitas, serta tendangan kaki kiri yang akurat diproyeksikan menjadi senjata tambahan bagi Garuda dalam menghadapi turnamen Piala AFF 2026.

‘Saya sangat senang dapat kembali membela Timnas, terutama di bawah asuhan John Herdman,’ ujar Saddil dalam wawancara singkat di Jakarta.

Karier internasional Saddil bermula pada 2017 di era Luis Milla, ketika ia debut melawan Myanmar pada 21 Maret 2017.

Hingga kini, ia telah mengumpulkan 26 caps dan dua gol untuk Timnas senior, dengan dua gol pertama tercatat pada kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Nepal.

Panggilan terakhirnya sebelum absen dua tahun terjadi pada Januari 2024, saat ia bermain dalam laga persahabatan melawan Libya di era Shin Tae‑yong.

Pemusatan latihan (TC) dijadwalkan 26 hingga 30 Mei 2026 di Jakarta, dimana Saddil akan berlatih bersama 22 pemain lainnya untuk persiapan AFF 2026.

Daftar TC mencakup tiga pemain Persib Bandung, yakni Thom Haye, Marc Klok, dan Saddil Ramdani, serta sejumlah pemain muda berbakat yang dipilih oleh Herdman.

John Herdman menekankan pentingnya kombinasi pengalaman veteran dan energi pemain muda untuk menciptakan dinamika serangan yang variatif.

Dengan kehadiran Saddil, Garuda diharapkan dapat meningkatkan variasi serangan sayap, terutama melawan tim-tim defensif di Grup A Piala AFF 2026.

Grup A akan mempertemukan Indonesia dengan Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang playoff antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.

Pengamat sepak bola lokal menilai bahwa penambahan Saddil memberikan opsi taktis lebih banyak bagi pelatih, terutama dalam mengatur transisi cepat.

Sebelum bergabung dengan Persib, Saddil meniti karier di Persela Lamongan, Pahang FA (Malaysia), Bhayangkara FC, dan empat tahun bersama Sabah FC di Liga Malaysia.

Keberhasilan Saddil di level klub menambah kepercayaan diri para suporter Garuda yang menantikan penampilan gemilangnya di panggung internasional.

Latihan intensif di Jakarta dijadwalkan mencakup sesi taktik, pertandingan internal, serta evaluasi fisik untuk memastikan kesiapan menjelang pertandingan pertama AFF.

Menjelang kompetisi, Saddil menyatakan kesiapan penuh dan tekad kuat untuk membantu Indonesia meraih prestasi tertinggi di ajang regional.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.