Media Kampung – Gelandang serang Tottenham Hotspur asal Belanda, Xavi Simons, dipastikan tidak akan tampil di Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera ligamen lutut anterior (ACL) yang serius.
Insiden terjadi pada laga tandang melawan Wolverhampton Wanderers di Stadion Molineux pada menit ke-63, saat Simons terjatuh setelah mengejar bola.
Tim medis klub menegaskan bahwa robekan ACL membutuhkan operasi dan rehabilitasi selama tujuh hingga sembilan bulan, menutup kesempatan pemain muda itu untuk kompetisi internasional.
Menurut pelatih Tottenham, Postecoglou, absennya Simons akan menjadi pukulan berat bagi skuad yang tengah berjuang mengamankan posisi aman di Liga Premier.
Statistik menunjukkan Simons telah mencetak 12 gol dan memberikan 9 assist dalam 28 penampilan musim 2025/2026, kontribusi yang kini hilang dari rencana taktik tim.
Timnas Belanda juga kehilangan pilihan utama di lini serang, mengingat Simons menjadi bagian penting dalam persiapan awal Euro 2024 dan kualifikasi Piala Dunia.
Pelatih nasional, Louis van Gaal, menyatakan kekecewaan mendalam, namun menekankan pentingnya fokus pada proses pemulihan pemain demi masa depan tim.
Simons sendiri mengonfirmasi keadaannya lewat pernyataan resmi klub, menyebut dirinya “sedih” namun bertekad kembali lebih kuat setelah proses penyembuhan selesai.
Operasi dijadwalkan pada awal Mei 2026, dengan perkiraan kembali berlatih bersama Tottenham pada awal tahun 2027 jika rehabilitasi berjalan sesuai rencana.
Tim medis Tottenham menambahkan bahwa risiko komplikasi dapat diminimalisir melalui program fisioterapi intensif dan kontrol beban latihan secara bertahap.
Kasus cedera ACL pada pemain muda tidaklah jarang; data FIFA 2025 mencatat rata-rata 3,2 kasus ACL per musim kompetisi utama di Eropa.
Analisis medis mengidentifikasi faktor risiko utama meliputi kecepatan tinggi, perubahan arah mendadak, dan ketegangan otot yang tidak seimbang.
Para ahli merekomendasikan program pencegahan yang meliputi penguatan otot paha, latihan propriosepsi, dan evaluasi beban kerja secara rutin.
Di samping dampak olahraga, cedera ini memiliki implikasi finansial; klub diperkirakan akan menanggung biaya operasi dan rehabilitasi mencapai sekitar €1,2 juta.
Tottenham diperkirakan akan mencari pengganti sementara melalui pasar transfer musim panas, meski opsi pengganti berkualitas tinggi terbatas pada periode tersebut.
Penggemar Tottenham mengungkapkan dukungan melalui media sosial, menekankan harapan agar Simons kembali lebih kuat dan membantu tim meraih target liga.
Sejauh ini, Simons belum memberikan komentar lebih lanjut, namun tim medis menegaskan bahwa pemulihan mental akan menjadi bagian penting dalam proses kembali ke lapangan.
Kondisi terbaru menunjukkan Simons telah menjalani pemeriksaan pra-operasi dan dijadwalkan masuk ruang operasi pada 5 Mei 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan