Media Kampung – Angka keramat 666 Bernardo Tavares menjadi sorotan utama setelah Persebaya Surabaya mencatatkan 6 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 6 kekalahan dalam 18 laga musim ini, menandakan pola yang mengkhawatirkan bagi tim hijau.
Dalam laga terbaru pada 19 April 2026, Persebaya kalah 1-2 dari Madura United meski menguasai 72 persen penguasaan bola dan menciptakan 23 tembakan, hanya enam di antaranya tepat sasaran.
Statistik menunjukkan efektivitas serangan yang rendah, sementara pertahanan kebobolan 20 gol dari 12 pertandingan, menandakan celah serius pada lini belakang.
Pelatih Bernardo Tavares mengakui masalah tersebut, sambil menekankan perlunya perbaikan akhir akhir: “Memang ini menjadi masalah ketika kami tidak bisa mencetak gol,” ujar Bernardo Tavares.
Ia menambahkan, “Kami menciptakan banyak peluang, tetapi akurasinya masih kurang. Itu yang harus kami perbaiki,” menegaskan komitmen untuk meningkatkan penyelesaian di depan gawang.
Data resmi liga mencatat Persebaya memperoleh 17 poin dari 12 pertandingan, dengan rata-rata 1,42 poin per laga, jauh di bawah ekspektasi klub yang menargetkan posisi empat besar.
Selain statistik, tekanan publik semakin intens setelah media sosial memperbincangkan “angka 666” sebagai pertanda buruk, memicu diskusi tentang konsistensi taktik dan mental pemain.
Dalam konteks kompetisi, Persebaya akan menghadapi Malut United pada 23 April 2026 di Stadion Kie Raha, Ternate, lalu Arema FC pada 28 April 2026 di Stadion Kanjuruhan, dua laga yang dianggap krusial.
Pertandingan tandang tersebut menjadi peluang bagi Tavares untuk menguji strategi defensif baru yang direncanakan, termasuk penyesuaian formasi dan rotasi pemain belakang.
Pengamat sepak bola menilai bahwa inkonsistensi Persebaya mencerminkan ketidakseimbangan antara fase menyerang yang agresif dan fase bertahan yang rapuh, sebuah dilema yang harus dipecahkan sebelum akhir musim.
Jika Persebaya tidak mampu memperbaiki pertahanan, risiko turun peringkat akan meningkat, terutama mengingat persaingan ketat di zona tengah klasemen.
Sejauh ini, Tavares tetap optimis, menyatakan tim akan bekerja keras dalam sesi latihan intensif menjelang dua pertandingan mendatang untuk mematahkan tren negatif yang terbentuk.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan