Media Kampung – 11 April 2026 | Pelatih Timnas Indonesia U‑17, Kurniawan Dwi Yulianto, menegaskan timnya tidak akan dipikul beban prestasi era Nova Arianto menjelang Piala AFF U‑17 2026.

Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi performa dan menghindari kartu merah agar tim tetap kompetitif di fase grup.

Jadwal grup A menampilkan Timor Leste, Malaysia, dan Vietnam, dengan pertandingan pertama melawan Timor Leste pada 13 April.

Kurniawan mengingatkan bahwa setiap laga harus meningkatkan grafik permainan, terutama menghadapi Vietnam yang merupakan juara tiga kali.

Pengamat Mohamad Kusnaeni, atau Bung Kus, menambahkan bahwa ritme permainan di fase grup krusial mengingat kualitas lawan yang terus naik.

Bung Kus juga menekankan perlunya menjaga kondisi fisik pemain agar tidak cedera dan tetap fokus pada taktik.

Pengalaman Kurniawan sebagai staf pelatih di Como U‑19 Italia menjadi modal penting dalam menanam disiplin taktik dan intensitas pada pemain muda.

Ia menyalurkan nilai profesionalisme Eropa, terutama dalam pola pikir, mentalitas, dan intensitas bermain, kepada skuad yang mayoritas berasal dari Elite Pro Academy.

Kurniawan menegaskan bahwa tim harus bermain lepas, mengelola tekanan tinggi, dan tetap percaya diri tanpa terjebak ekspektasi publik.

Pilihan pemain lokal menjadi sorotan, dengan hanya satu pemain diaspora, Noah Leo Duvert, masuk dalam skuad penuh, menandakan kepercayaan pada talenta tanah air.

Pelatih lain dan pengamat menilai kebijakan tersebut dapat memperkuat moral pemain muda dan memberikan jalur jelas menuju tim senior.

Kurniawan mengingatkan bahwa Piala AFF U‑17 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan laboratorium persiapan menuju Piala Asia U‑17 2027.

Ia menambah bahwa setiap kesalahan individu, terutama kebobolan yang mudah, harus diperbaiki sebelum turnamen dimulai.

Timnas Indonesia U‑17 tengah berlatih di Surabaya dengan fokus pada aspek teknis, taktik, dan mental, serta persiapan untuk menahan tekanan di stadion Gelora Delta Sidoarjo dan Gelora Joko Samudro.

Kurniawan menutup dengan menekankan bahwa kerja keras, semangat juang, dan mental yang tangguh akan menentukan hasil di grup A.

Dengan persiapan yang matang, Garuda Muda siap menghadapi tantangan grup tanpa beban berlebih, menargetkan penampilan terbaik di Piala AFF 2026.

Penggemar dan media diharapkan memberi ruang bagi pemain untuk berkembang, bukan menuntut hasil instan, agar proses pembentukan tim berkelanjutan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.