Media Kampung – 10 April 2026 | Real Madrid menegaskan minat kuatnya untuk mengangkat Luis Enrique sebagai pelatih utama menjelang musim 2026-2027, setelah keberhasilan PSG meraih Liga Champions 2024/2025 di bawah asuhannya.
Presiden klub, Florentino Perez, dikabarkan telah memulai pembicaraan intensif dengan agen Enrique untuk mengamankan jasa sang Spanyol sebelum kompetisi musim panas dimulai.
Sementara itu, Manchester United juga menempatkan Enrique dalam daftar kandidat teratas, dengan direktur eksekutif Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox menyatakan keinginan kuat untuk menghadirkan pelatih berpengalaman itu di Old Trafford.
Namun, keputusan United masih terhalang oleh keberadaan Michael Carrick, yang saat ini menjabat sebagai pelatih interim setelah pengunduran diri Ruben Amorim pada Januari lalu.
Di bawah arahan Carrick, Manchester United mencatat tujuh kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan dalam sepuluh pertandingan pertama, menempatkan klub pada posisi terdepan untuk penunjukan permanen.
Meski demikian, manajemen United belum mengumumkan keputusan final, dan mengakui bahwa evaluasi menyeluruh terhadap semua opsi masih berlangsung.
Di pihak lain, PSG menyiapkan skenario cadangan dengan mempertimbangkan mantan pelatih Liverpool, Xabi Alonso, sebagai pengganti jika Enrique resmi meninggalkan klub pada akhir musim.
Alonso sebelumnya dipilih menggantikan Alvaro Arbeloa di Real Madrid, namun kini PSG melihat potensi kontribusinya untuk menjaga kestabilan tim pasca Enrique.
Jurnalis Miguel Delaney menilai bahwa keinginan Enrique bekerja di Liga Inggris semakin menguat, meski harus meninggalkan PSG yang tengah berada di puncak performa.
Graeme Bailey, pakar transfer dari TEAMtalk, menekankan bahwa performa positif Carrick tidak otomatis menjamin penunjukan permanen, mengingat tekanan luar biasa yang selalu menggelayuti Manchester United.
Jika Enrique beralih ke Real Madrid, klub Spanyol tersebut akan menambah pengalaman taktiknya yang terbukti berhasil di kompetisi Eropa, sekaligus memperkuat posisi mereka dalam persaingan domestik dan internasional.
Situasi ini menempatkan ketiga klub besar dalam dinamika transfer kepelatihan yang belum berujung, sementara para pendukung menantikan keputusan akhir menjelang musim baru.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan