Media Kampung – 08 April 2026 | Manuel Pellegrini, pelatih Real Betis, menegaskan kesiapan tim menjelang perempat final Liga Europa melawan Braga pada Rabu mendatang. Pertandingan ini menjadi penanda pertama Betis mencapai fase tersebut dalam sejarah kompetisi.
Betis berhasil menutup defisit 1-0 dari leg pertama melawan Panathinaikos dengan kemenangan 4-1 di rumah. Sementara Braga juga menebus kekalahan awalnya, mengalahkan Feverancos 4-0 untuk melaju dengan agregat 4-2.
Pellegrini menilai pencapaian ini sebagai hasil kerja keras skuad yang mampu bersaing di tiga kompetisi sekaligus. “Kami mengelola musim dengan perawatan yang baik, meski banyak cedera, tetap berada di posisi kelima LaLiga,” ujarnya.
Ia menambahkan fokus utama tetap pada Liga Europa, meski Betis juga berada di final Copa del Rey melawan Atletico Madrid. “Kami ingin mengamankan hasil positif di kedua laga penting ini,” kata Pellegrini.
Di sisi taktik, duel antara Carlos Vicens Braga dan Pellegrini diprediksi akan menjadi pertarungan gaya. Vicens mengutamakan penguasaan bola lama, sementara Betis mengedepankan transisi cepat dan pressing.
Pellegrini menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara serangan dan pertahanan. “Kami harus tetap solid secara defensif tetapi terus menciptakan peluang,” jelasnya.
Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah Antony, yang baru saja kembali dari cedera pubalgia. Pelegrini mengakui kondisi fisik Antony masih memerlukan perawatan khusus.
“Antony mengalami pubalgia, sehingga sulit bagi kami menurunkan dia 90 menit secara rutin,” kata Pellegrini dalam konferensi pers. Ia menambahkan bahwa pemain harus diputar dengan hati-hati untuk menghindari risiko cedera lebih lanjut.
Sebelumnya, Antony dinyatakan memiliki “segala hal” yang menghambat performanya, termasuk masalah fisik dan kebugaran. Pellegrini menegaskan bahwa masalah tersebut bukan hanya pada pemain, melainkan faktor tim secara keseluruhan.
Pelatih juga menolak fokus pada satu pemain, menekankan kebijakan rotasi berdasarkan analisis lawan. “Kami menilai setiap pertandingan untuk menentukan starting eleven terbaik,” pungkasnya.
Meski Antony belum kembali ke performa puncak, kontribusinya tetap signifikan dengan 12 gol dan 9 assist dalam 37 penampilan musim ini. Namun, ia belum mencetak atau memberikan assist dalam empat laga terakhir LaLiga.
Pellegrini menyatakan bahwa Antony masih dapat memberikan dampak jika diberikan menit yang tepat. “Kami terus memberi kepercayaan, namun harus menyesuaikan beban kerja,” ungkapnya.
Di luar lapangan, suporter Betis diharapkan memberikan dukungan penuh di Stadion Municipal de Braga. Pellegrini mengapresiasi antusiasme para pendukung dalam perjalanan Eropa klub.
Dengan agenda kompetisi yang padat, Betis menargetkan setidaknya satu kemenangan di leg pertama untuk mengamankan keunggulan. “Kami ingin memulai dengan hasil positif di Braga,” tegas Pellegrini.
Jika Betis berhasil melaju ke semifinal, peluang untuk mengamankan tempat di Liga Champions musim depan akan meningkat. Namun, Pellegrini menekankan bahwa setiap pertandingan harus dihadapi dengan konsentrasi penuh.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan