Media Kampung – 07 April 2026 | Pelatih Cesc Fàbregas menegaskan bahwa Como akan kembali melakukan rekrutmen dari akademi Real Madrid pada musim depan, dengan menambah satu talenta muda lagi.
Nico Paz, gelandang berusia 19 tahun yang bergabung dari Castilla pada pertengahan 2023, telah menjadi salah satu faktor penting dalam kebangkitan tim ini.
Sejak kedatangannya, Paz membantu Como meraih poin penting melawan beberapa tim papan atas, memperlihatkan kreativitas dan visi bermain yang jarang dimiliki pemain seusianya.
Prestasinya memberi kepercayaan kepada manajemen untuk melanjutkan strategi pengintaian pemain muda asal Spanyol.
Sebagai bagian dari rencana tersebut, Cesc menargetkan striker Daniel Yáñez, penyerang U19 Real Madrid yang baru menandatangani kontrak hingga 2029.
Yáñez, yang lahir pada 2007, telah mencatat debut di tim utama Real dan menarik perhatian beberapa klub Eropa.
Menurut ahli transfer Italia Nicolo Schira, “Como sedang memantau Daniel Yáñez secara intensif, mengingat potensinya yang besar.”
Schira menambahkan bahwa Yáñez cocok dengan filosofi permainan Cesc yang menekankan penguasaan bola dan serangan cepat.
Di sisi lain, Jacobo Ramón, yang juga datang dari Real Madrid, melengkapi lini serang Como bersama Paz, menciptakan dinamika baru dalam formasi 4-3-3.
Kedua pemain tersebut telah menunjukkan adaptasi yang baik meski berada di liga asing.
Keberhasilan mereka memberi sinyal bahwa strategi pembelian talenta muda dari akademi Real dapat menjadi model berkelanjutan bagi Como.
Manajer umum klub menegaskan bahwa fokus utama tetap pada pengembangan pemain muda, bukan hanya pembelian bintang besar.
“Kami ingin membangun tim yang kompetitif dengan fondasi pemain berumur muda yang berpotensi besar,” ujar manajer dalam konferensi pers minggu ini.
Strategi ini juga sejalan dengan kebijakan finansial UEFA yang menekankan pengendalian pengeluaran dan investasi pada pemain berumur di bawah 23 tahun.
Selain Yáñez, Como masih mengawasi beberapa nama lain dari Real, namun prioritas utama tetap pada penyerang yang sudah memiliki pengalaman senior.
Jika transfer berhasil, Yáñez akan menjadi pemain ketiga yang berasal dari Real Madrid yang mengenakan seragam Como dalam 18 bulan terakhir.
Pembelian tersebut diharapkan memperkuat lini depan, memberi opsi tambahan bagi Cesc dalam mengatur serangan.
Kombinasi antara Paz di lini tengah dan Yáñez di depan dapat menciptakan sinergi taktik yang lebih tajam.
Pelatih juga menekankan pentingnya integrasi cepat pemain baru ke dalam kultur klub, agar tidak mengganggu momentum yang sedang berjalan.
Dengan target akhir musim untuk menempati posisi aman di klasemen, Como menaruh harapan besar pada kontribusi pemain muda tersebut.
Jika semua berjalan lancar, Como dapat menjadi contoh klub menengah yang sukses memanfaatkan jaringan akademi klub raksasa untuk meningkatkan kualitas skuad.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan