Media Kampung – 06 April 2026 | Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam, mencatat rekor baru dengan 16 kali clean sheet pada pekan ke‑26 Liga 1 2025/2026, melampaui catatan sebelumnya yang dipegang Andritany Ardhiyasa. Prestasi tersebut tercapai meski Persib kembali menelan kebobolan pada laga melawan Persebaya Surabaya beberapa pekan sebelumnya.
Pada Minggu (5/4/2026) di Stadion H. Agus Salim, Persib mengamankan kemenangan 2‑0 atas Semen Padang, dengan dua gol dari penyerang asal Brasil, Ramon Tanque. Kemenangan ini menambah poin Persib menjadi 61, memperlebar jarak dengan pesaing terdekat dan meneguhkan posisi klub di puncak klasemen sementara.
Rekor clean sheet Teja tercapai dengan delapan pertandingan tersisa, memberi peluang bagi kiper tersebut untuk menambah catatan impresif sebelum akhir musim. Jika ia dapat mempertahankan performa tersebut, ia berpotensi menjadi kiper dengan clean sheet terbanyak dalam satu musim pada sejarah kompetisi.
Setelah kembali bertanding di kampung halamannya, Teja menegaskan fokusnya tidak terpengaruh oleh nostalgia. “Semua pertandingan sama, yang penting kita menang,” ujarnya singkat, menolak tekanan emosional saat melindungi gawang di kota kelahirannya.
Meskipun berada di kota Paku Alam, tempat ia memulai karier, Teja menekankan bahwa tujuan utama tetap pada tiga poin dan menjaga posisi puncak Persib. Ia menambahkan, “Jika clean sheet kembali datang, alhamdulillah, itu bonus bagi saya,” menegaskan profesionalisme dalam menghadapi tekanan.
Kekuatan pertahanan Persib semakin terlihat melalui koordinasi lini belakang yang semakin solid setiap pekan. Kerjasama antara bek tengah dan sayap menurunkan peluang lawan, memudahkan Teja menghalau serangan dan memperpanjang catatan tanpa kebobolan.
Dengan 61 poin, persib memimpin klasemen sementara dengan selisih empat poin dari Borneo FC yang menempati posisi kedua. Sepuluh pertandingan terakhir Persib belum pernah mengalami kekalahan, memperkuat peluang mereka meraih gelar juara musim ini.
Masih tersisa sembilan laga hingga akhir kompetisi, setiap hasil tetap krusial bagi Persib untuk menjaga keunggulan. Tim asuhan Bojan Hodak berharap dapat memanfaatkan momentum ini untuk menutup musim dengan gelar juara.
Pelatih Bojan Hodak memuji konsistensi Teja sebagai faktor utama dalam keberhasilan pertahanan tim. Ia menyatakan, “Teja memberikan rasa aman bagi kami, dan itu sangat berpengaruh pada kepercayaan pemain di lini depan,” menambah kepercayaan diri skuad.
Catatan positif Persib melawan Semen Padang juga berlanjut; dalam sepuluh pertemuan terakhir, Persib mencatat lima kemenangan dan lima hasil imbang. Kekalahan terakhir mereka dari Semen Padang terjadi pada 2016, menandai dominasi yang terus berlanjut hingga kini.
Rekor bersih Teja tidak hanya mengukuhkan posisinya di level klub, namun juga meningkatkan peluangnya dipanggil ke timnas Indonesia. Pengamat sepak bola menilai performa konsisten kiper muda tersebut dapat menjadi aset penting bagi skuad nasional menjelang kompetisi internasional.
Dengan catatan clean sheet terbanyak, Persib tetap berada di jalur juara sementara Teja Paku Alam terus menambah prestasi pribadi. Jika performa ini berlanjut, musim 2025/2026 akan tercatat sebagai salah satu periode paling gemilang dalam sejarah klub dan karier sang kiper.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan