Media Kampung – 19 Maret 2026 | Liverpool menutup babak 16 besar Liga Champions dengan kemenangan telak 4-0 atas Galatasaray di Anfield pada Rabu (18/03/2026). Kemenangan ini mengamankan tiket ke perempat final, di mana mereka akan berhadapan dengan juara bertahan Paris Saint-Germain.
Kemenangan Liverpool atas Galatasaray
Setelah mengamankan keunggulan satu gol di leg pertama, Liverpool mengendalikan permainan sejak menit awal leg kedua. Dominik Szoboszlai membuka skor lewat tendangan pertama yang terarah ke sudut bawah gawang. Mohamed Salah sempat meleset dari tendangan penalti, namun kemudian menebus kegagalannya dengan gol keempat pada menit ke-60.
Gol kedua datang lewat Hugo Ekitike, yang memanfaatkan umpan silang rendah Salah dan menyelesaikannya di tiang jauh. Gol ketiga dicetak oleh Ryan Gravenberch, menandai gol pertamanya di kompetisi ini setelah lima tahun tidak mencetak di level tertinggi Eropa. Gol keempat kembali diborong oleh Salah, menutup babak dengan skor 4-0 dan agregat 4-1.
Peran Ryan Gravenberch dalam Laga
Gravenberch, yang baru bergabung dengan Liverpool pada musim ini, menampilkan performa impresif di lini tengah. Pada menit 50-an, ia menerima umpan dari Alexis Mac Allister dan menembak dengan akurat dari jarak satu belas meter, menambah keunggulan tim. Gol ini menjadi sorotan utama karena merupakan gol pertamanya di Liga Champions sejak kembali ke level tertinggi, sekaligus menegaskan nilai tambahnya bagi skuad Arne Slot.
Selain mencetak gol, Gravenberch juga terlibat dalam fase transisi cepat, membantu Liverpool mengontrol tempo permainan dan menekan pertahanan Galatasaray yang tampak lemah.
Reaksi Pelatih dan Pemain
Pelatih Liverpool, Arne Slot, memuji mentalitas tim setelah kegagalan penalti Salah. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam menciptakan peluang, mengingat statistik xG tim mencatat 5.02 dari 32 tembakan. “Kami menciptakan banyak peluang, namun harus meningkatkan konversi,” ujar Slot dalam konferensi pasca pertandingan.
Salah, yang merayakan gol ke-50nya di Liga Champions, menegaskan bahwa kegagalan penalti tidak mengurangi semangatnya. “Saya belajar dari kegagalan itu dan kembali lebih fokus,” kata Salah.
Masa Depan Liverpool di Babak Perempat
Dengan kemenangan ini, Liverpool kembali bertemu PSG pada bulan depan. Pertemuan ini diprediksi sengit mengingat sejarah pertemuan kedua tim di fase knockout musim lalu, di mana Liverpool kalah lewat adu penalti di Paris. Slot menilai bahwa pengalaman tersebut menjadi motivasi tambahan bagi skuadnya.
Jika Liverpool berhasil melanjutkan, mereka akan memperkuat peluang untuk menambah trofi domestik dan internasional, mengingat mereka sudah mengamankan gelar Premier League pada musim sebelumnya.
Secara keseluruhan, kemenangan 4-0 menegaskan dominasi Liverpool di Anfield dan menambah keyakinan tim menjelang babak perempat final.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






