Media Kampung – Pebalap tim Red Bull, Max Verstappen, mengungkapkan bahwa suasana di paddock Formula One kini jauh lebih tenang setelah kepergian Christian Horner. Menurut laporan ESPN, ketegangan antarindividu dalam lingkungan tim balap perlahan mulai mereda secara signifikan.
Verstappen, yang merupakan juara dunia bertahan, menyatakan bahwa dirinya lebih menyukai hubungan kerja yang harmonis di antara semua tim peserta. “Sejujurnya, saya senang melihat orang-orang rukun karena tidak menyenangkan jika Anda terus-menerus menghadapi ketegangan antarorang,” ungkapnya dalam sebuah wawancara eksklusif.
Ia menambahkan bahwa berkurangnya drama di luar lintasan membuat aktivitas balap menjadi lebih ringan. “Semua pelaku olahraga ini sudah menjalani kehidupan yang sangat penuh tekanan, sehingga meminimalkan beban pikiran tambahan adalah sebuah keuntungan besar,” jelas Verstappen.
Komitmen Jangka Panjang Bersama Red Bull
Spekulasi mengenai masa depan Verstappen akhirnya terjawab setelah ia menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun dengan Red Bull Racing. Keputusan ini diambil tidak lama setelah ia mengamankan kemenangan ke-72 sepanjang kariernya dalam balapan dramatis di Malaysia. Perpanjangan kontrak ini juga membantah rumor bahwa ia akan segera pensiun atau berpindah ke tim rival.
Namun, Verstappen menegaskan bahwa ia tidak berniat untuk membalap hingga usia senja, seperti yang dilakukan oleh pembalap veteran Fernando Alonso. “Bertahan di sini hingga usia tersebut berarti saya mendedikasikan lebih dari setengah hidup saya untuk Formula One, dan itu mungkin agak terlalu berlebihan,” tuturnya.
Ambisi Menang Ketimbang Romantisme Ferrari
Sebelum memutuskan untuk bertahan, Verstappen sempat dikaitkan dengan kepindahan ke tim legendaris asal Italia, Ferrari. Penggemar fanatik Ferrari bahkan menyanyikan namanya saat ia naik ke podium dalam balapan di sirkuit Monza beberapa waktu lalu. Meskipun demikian, Verstappen lebih memilih untuk fokus pada ambisi menang bersama Red Bull.














