Media Kampung – Lando Norris mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa mobil McLaren setelah sesi kualifikasi di Grand Prix Bahrain di Sirkuit Sepang. Pembalap asal Inggris ini hanya berhasil meraih posisi start keenam, tertinggal lebih dari setengah detik dari peraih pole position. Meskipun demikian, posisi start Norris naik satu tingkat menjadi kelima akibat hukuman penalti mesin yang dijatuhkan kepada Isack Hadjar.
Dalam wawancaranya, Norris menyebut bahwa karakteristik aspal di Sirkuit Sepang menjadi kendala utama bagi timnya. Ia menjelaskan, “Mobil kami tidak cukup bagus di sini karena lintasannya sangat berbeda dengan sirkuit lain yang kami kunjungi musim ini.” Hal ini menunjukkan bahwa kondisi lintasan yang berbeda memengaruhi performa mobil dan strategi balapan tim papan atas.
Selain masalah karakteristik lintasan, Norris juga menghadapi gangguan teknis pada unit daya mobilnya yang belum sepenuhnya teratasi sejak Grand Prix Azerbaijan. Masalah ini berdampak pada kecepatan mobil, terutama di trek lurus, yang membuatnya kehilangan waktu berharga. “Saya terus mengalami kesulitan di setiap trek lurus, sehingga selalu melaju lebih lambat meskipun sudah melakukan tikungan dengan sangat baik,” tambahnya.
Meskipun menghadapi berbagai kesulitan, Norris tetap merasa puas dengan performa mengemudinya. Ia menegaskan bahwa ia telah mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya tanpa melakukan kesalahan fatal di lintasan. Menurutnya, evaluasi menyeluruh perlu dilakukan oleh tim mekanik McLaren untuk segera mengatasi masalah hilangnya tenaga pada mesin. Jika masalah ini tidak teratasi, Norris diprediksi akan menghadapi ujian berat dalam balapan utama mendatang.













