Media Kampung – Stade Toulousain memastikan gelar juara Top 14 untuk ke-25 kalinya setelah mengalahkan Montpellier 28-20 dalam laga final yang dramatis di Stade de France, Sabtu (27/6/2026). Pertandingan yang sempat tertunda akibat badai petir ini menyajikan duel fisik yang intens dan diwarnai hujan petir di babak kedua.
Toulouse langsung tampil agresif sejak menit awal. Hanya enam menit berjalan, Peato Mauvaka mencetak try spektakuler setelah menerima umpan dari Antoine Dupont dan melewati tekel Donovan Taofifenua dengan dummy step yang memukau. Montpellier membalas melalui tendangan penalti Domingo Miotti, namun Romain Ntamack dengan cepat mengembalikan keunggulan Toulouse menjadi 10-3.
Menjelang akhir babak pertama, Toulouse meningkatkan tempo. Mauvaka mencetak try keduanya, disusul try dari Dupont, membawa tim unggul 25-6 saat turun minum. Ntamack, yang tampil impresif, menambah dua penalti untuk memperlebar jarak.
Babak kedua berlangsung sengit dengan cuaca yang berubah drastis. Badai petir memaksa wasit menghentikan pertandingan selama beberapa menit. Setelah jeda, Montpellier bangkit dan mencetak try melalui Justo Piccardo setelah umpan dari Gabriel Ngandebe. Namun, pertahanan tangguh Toulouse dan kepemimpinan kapten Jack Willis mampu meredam kebangkitan lawan. Willis melakukan dua turnover krusial di menit-menit akhir yang menggagalkan upaya Montpellier untuk menyamakan kedudukan.
Jack Willis dinobatkan sebagai pemain terbaik final berkat kontribusinya yang luar biasa di area breakdown. Ia mengikuti jejak Jonny Wilkinson yang sebelumnya membawa Toulon meraih gelar Top 14. Bagi Toulouse, kemenangan ini menegaskan dominasi mereka sebagai klub dengan koleksi gelar juara terbanyak di Prancis.
Laga final ini juga mencatatkan sejarah sebagai salah satu final terfisik dalam beberapa tahun terakhir. Dua paket pemain depan dari kedua tim saling bertarung tanpa henti, dengan Emilien Meafou dan Mauvaka menjadi motor serangan Toulouse. Montpellier, yang mengandalkan kekuatan set-piece dan maul, kesulitan menembus pertahanan rapat juara bertahan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan