Media Kampung – Atlet bulu tangkis Gregoria Mariska Tunjung memutuskan untuk mundur dari Pelatnas PBSI karena fokus pada pemulihan kesehatannya dari vertigo. Vertigo adalah kondisi yang membuat penderitanya mengalami pusing hingga merasa dirinya atau sekelilingnya berputar.
Gregoria mengalami vertigo parah sejak bulan Maret 2026. Ia mengatakan bahwa vertigo yang dialaminya sangat menganggu aktivitasnya sebagai atlet. "Saya mengalami vertigo atau migrain parah yang terjadi beberapa kali sejak akhir Maret. Setiap episodenya berlangsung selama empat sampai lima jam, di mana saya kehilangan keseimbangan, muntah, dan tidak bisa melakukan apa pun kecuali berbaring," kata Gregoria.
Vertigo dapat menyerang siapapun, namun besar risiko pada sejumlah kondisi seperti berusia di atas 50 tahun, berjenis kelamin perempuan, mengalami cedera, memiliki gangguan pada telinga atau sistem keseimbangan. Pernah mengalami vertigo sebelumnya, memiliki riwayat vertigo dalam keluarga, stres berat atau kurang istirahat.
Bagi penderita vertigo, diimbau menghindari aktivitas yang berisiko menyebabkan cedera, seperti mengemudi, mengoperasikan alat berat, atau berolahraga berat. Gregoria berharap dapat segera pulih dari vertigo dan kembali beraktivitas sebagai atlet bulu tangkis.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan