Media Kampung – Jhonatan Narvaez berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan memenangkan etape keempat Giro d’Italia yang berlangsung dari Catanzaro menuju Cosenza, Italia, pada 12 Mei 2026. Pebalap asal Ekuador ini mengungguli pesaing terdekatnya, Orluis Aular, dalam sprint akhir yang menegangkan, sementara pebalap Italia Giulio Ciccone berhasil merebut jersey pink sebagai pemimpin klasemen umum setelah finis di posisi ketiga.
Perlombaan yang menempuh jarak 138 kilometer ini menjadi saksi perubahan signifikan dalam klasemen setelah tiga etape awal yang digelar di Bulgaria. Etape kali ini menampilkan tantangan utama berupa tanjakan panjang di Cozzo Tunno, sekitar 80 kilometer dari start, yang memecah kelompok besar menjadi 42 pebalap yang bersaing ketat memperebutkan kemenangan etape.
Tim Movistar yang diperkuat oleh Orluis Aular mengambil inisiatif di tanjakan tersebut dengan tempo yang tinggi, sehingga mampu mengejar kelompok pelarian dan meninggalkan banyak favorit sprint serta pemimpin klasemen sebelumnya, Guillermo Thomas Silva, yang akhirnya tertinggal lebih dari 12 menit dari pemenang hari ini.
Jhonatan Narvaez, yang sebelumnya mengalami cedera akibat kecelakaan pada Januari di Tour Down Under Australia, menunjukkan kebugarannya setelah menjalani latihan intensif selama tiga bulan di Ekuador. “Ini kemenangan besar bagi saya setelah tiga bulan berlatih di Ekuador,” ujar Narvaez. “Saya sangat berterima kasih kepada keluarga, istri, dan tim yang terus memberikan dukungan penuh selama masa pemulihan.”
Dalam tahap akhir perlombaan, rekan satu tim Narvaez, Jan Christen, mencoba melakukan serangan di kilometer terakhir untuk merebut waktu bonus, tetapi upayanya gagal menghalangi sprint Narvaez. Jan Christen kini menempati posisi kedua klasemen umum, hanya berselisih empat detik dari Giulio Ciccone yang mengenakan jersey pink berkat tambahan waktu bonus pada sprint dan finis etape.
Giulio Ciccone, pebalap Italia dari tim Lidl-Trek, merasa optimis meskipun belum memenangkan etape keempat ini. Kemenangan jersey pink memberinya semangat baru untuk melanjutkan perjuangan di etape berikutnya. Sementara itu, pebalap Australia Kaden Groves harus mengundurkan diri dari perlombaan setelah masih merasakan efek cedera dari kecelakaan pada etape pertama.
Etape kelima yang akan digelar pada Rabu menantang pebalap dengan rute sepanjang 203 kilometer dari Praia a Mare menuju Potenza, yang diperkirakan akan menjadi medan yang lebih berat dengan kontur berbukit. Perlombaan Giro d’Italia kembali menunjukkan persaingan ketat dan dinamika yang menarik setelah memasuki wilayah Italia, khususnya di Calabria.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan