Media Kampung – Ayah dari pelatih kepala Barcelona, Hansi Flick, meninggal dunia pada Minggu malam, 10 Mei 2026, beberapa jam sebelum pertandingan El Clasico melawan Real Madrid. Kabar duka ini diumumkan secara resmi oleh FC Barcelona dan langsung mendapat perhatian luas di dunia sepak bola.

Berita ini pertama kali dikonfirmasi oleh jurnalis terpercaya, Fabrizio Romano, melalui media sosial sebelum klub merilis pernyataan resmi yang menyampaikan dukungan kepada Flick. Dalam pernyataannya, Barcelona menyatakan belasungkawa dan menyampaikan rasa cinta kepada pelatih berusia 61 tahun itu serta keluarganya di masa sulit ini.

Hansi Flick sendiri telah mengabarkan kabar duka tersebut secara langsung kepada para pemain dan jajaran manajemen klub di ruang ganti pada Minggu pagi. Momen ini tentu membawa suasana haru dan duka menjelang laga penentu gelar LaLiga musim 2025/2026 yang akan berlangsung di Camp Nou dini hari nanti.

Meskipun tengah berduka, Flick memilih untuk tetap menjalankan tugasnya sebagai pelatih. Ia diperkirakan akan berada di bangku pelatih selama pertandingan melawan Real Madrid. Keputusan ini menunjukkan profesionalisme dan dedikasi Flick terhadap tim serta jutaan pendukung Barcelona yang menanti hasil pertandingan penting tersebut.

Barcelona hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci gelar juara LaLiga musim ini secara matematis. Sejak ditunjuk menggantikan Xavi pada Mei 2024, Flick telah membawa klub meraih empat trofi dan memimpin Barcelona mendominasi klasemen dengan keunggulan signifikan atas rival abadi mereka.

Klub juga telah menyiapkan penghormatan khusus untuk Flick sebelum pertandingan dimulai. Para pemain Barcelona akan mengenakan pita hitam di lengan sebagai tanda belasungkawa, serta akan diadakan satu menit hening di stadion untuk menghormati mendiang ayah pelatih kepala mereka.

Reaksi penuh empati juga datang dari kubu Real Madrid yang mengeluarkan pernyataan resmi menyampaikan belasungkawa kepada Hansi Flick dan keluarganya. Pernyataan tersebut menegaskan rasa hormat dan solidaritas di tengah rivalitas panjang antara kedua klub besar Spanyol itu.

Suasana emosional dipastikan menyelimuti Camp Nou saat Barcelona berusaha mengamankan gelar LaLiga musim ini. Meski diliputi duka, Flick tetap berdiri teguh mendampingi anak asuhnya di laga yang sangat krusial tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.