Media KampungMonza harus puas mengakhiri musim reguler Serie B musim ini dengan hasil imbang 2-2 saat menjamu Empoli di U-Power Stadium. Hasil tersebut membuat Monza gagal meraih promosi langsung ke Serie A dan harus melanjutkan perjuangan mereka di babak play-off.

Dalam pertandingan yang berlangsung pada Jumat malam, Monza sempat unggul berkat gol dari Andrea Petagna pada menit ke-29 dan Francesco Delli Carri di babak kedua. Namun, Empoli yang berjuang untuk mengamankan posisi aman di klasemen berhasil membalas melalui Shpendi yang mencetak dua gol, termasuk gol penyama kedudukan di menit ke-91 yang memastikan skor akhir 2-2.

Gol cepat Shpendi pada awal pertandingan sempat membuat Monza tertekan, namun tim tuan rumah berhasil mengendalikan permainan dan membalikkan keadaan sebelum turun minum. Meski demikian, kegigihan Empoli di babak kedua berhasil memaksakan hasil imbang yang sangat berarti bagi mereka dalam menghindari zona play-out.

Hasil pertandingan ini juga diwarnai kabar kurang menyenangkan bagi Monza karena rival mereka, Frosinone, menang telak atas Mantova sehingga mengunci posisi kedua di klasemen. Hal ini memastikan Monza tetap berada di posisi ketiga dengan 76 poin, sama dengan rekor poin terbaik mereka di Serie B musim ini, namun tidak cukup untuk promosi langsung.

Pelatih Monza, Raffaele Bianco, menurunkan formasi yang mengandalkan Petagna sebagai ujung tombak dengan dukungan dari Caso dan Cutrone di lini depan. Sementara di lini tengah, Hernani dan Bakoune menjadi andalan. Meski dominan dalam penguasaan bola, Monza kesulitan menembus pertahanan Empoli yang tampil disiplin.

Setelah pertandingan, penyerang Monza Dany Mota menyampaikan pesan motivasi melalui media sosial dengan mengutip motto Silvio Berlusconi, mantan pemilik klub, “Chi ci crede supera tutti gli ostacoli” yang berarti “Siapa yang percaya akan melewati semua rintangan”. Pesan ini menjadi semangat bagi seluruh tim untuk menghadapi babak play-off.

Monza kini akan menghadapi pemenang dari pertandingan antara Modena dan Juve Stabia dalam babak play-off yang akan menentukan tiket ke Serie A musim depan. Meski harus melalui jalur yang lebih berat, para pemain dan suporter Monza tetap optimis dengan semangat dan kerja keras yang ditunjukkan sepanjang musim.

Dengan catatan 22 kemenangan, 9 hasil imbang, dan hanya 6 kekalahan, serta pertahanan yang cukup kokoh dengan hanya 30 gol kebobolan, Monza menunjukkan performa yang solid. Namun, ketajaman dan ketenangan dalam momen-momen krusial menjadi faktor yang menentukan hasil akhir musim ini.

Empoli yang berada di posisi ke-14 dengan 40 poin berhasil mengamankan kelangsungan mereka di Serie B musim depan berkat determinasi tinggi dan gol-gol penting dari Shpendi, yang menjadi bintang pertandingan. Pertandingan ini juga menjadi momen emosional bagi Monza, yang mengenang mendiang Nicola Colombo, presiden klub yang berjasa menyelamatkan klub dari kebangkrutan pada 2015.

Musim ini memang penuh tantangan bagi Monza, namun semangat dan dukungan dari suporter serta kerja keras tim menjadi modal penting untuk menghadapi fase play-off yang akan datang. Pertandingan selanjutnya akan menjadi penentu masa depan Monza di kasta tertinggi sepak bola Italia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.