Media Kampung – 18 April 2026 | Jalen Green menorehkan momen penting bagi Phoenix Suns pada Jumat malam, membantu tim mengamankan posisi ke-8 di klasemen Barat. Kemenangan 111-96 atas Golden State Warriors memastikan Suns lolos dari turnamen Play‑In.

Dalam pertandingan tersebut Green mencetak 36 poin, termasuk delapan tembakan tiga angka, dengan persentase tembakan 14 dari 20. Penampilannya menjadi yang paling dominan di lapangan, menandai puncak kariernya selama lima musim.

Setelah tembakan tiga angka terakhir, Green tersenyum dan menyatakan, “I just felt good all night.”

Namun pencapaian itu datang setelah musim yang dipenuhi cedera hamstring, yang membuatnya absen selama 50 laga. Cedera pertama muncul pada kamp pelatihan, memaksa Green kehilangan satu bulan pertama kompetisi.

Green mengaku, “Getting injured in the first place, coming back, getting injured again, coming back. It was hard,” menegaskan betapa berat proses pemulihan.

Green menjadi bagian penting dalam transaksi besar musim panas yang mengirim Kevin Durant ke Houston Rockets, menandai kepindahan dari Houston ke Phoenix. Transaksi tersebut menambah tekanan pada Green untuk membuktikan nilai di kota barunya.

Beradaptasi dengan rekan setim, khususnya Devin Booker, memerlukan waktu; Green harus menyesuaikan peran antara pencetak angka dan pengatur serangan. Seiring berjalannya waktu, ia belajar kapan menyerang, kapan mengoper, dan bagaimana meningkatkan aliran bola tim.

Pada pertandingan Play‑In melawan Portland Trail Blazers, Green kembali mencetak 35 poin namun gagal mengeksekusi tiga angka krusial pada detik akhir. Meskipun kalah, ia tetap tenang dan tidak kehilangan kepercayaan diri.

Booker memberi pujian, “Hell, yeah, he stepped up to the test,” menegaskan peran penting Green dalam menstabilkan tim.

Pelatih Jordan Ott menambahkan, “Sometimes the road’s not always the one that you choose,” menyoroti perjalanan penuh liku yang dihadapi Green. Ott menilai perkembangan Green sebagai kunci kebangkitan Suns.

Dengan kemenangan atas Warriors, Suns kini akan berhadapan dengan Oklahoma City Thunder, tim unggulan pertama di Barat, pada babak pertama playoff. Pertarungan ini diprediksi akan menguji kesiapan Green dalam menghadapi tekanan tinggi.

Keberhasilan Green tidak hanya meningkatkan peluang tim, tetapi juga mengangkat moral seluruh skuad. Kehadirannya memberi ruang bagi Booker untuk bermain lebih lepas tanpa harus memikul beban skor utama.

Statistik tim menunjukkan peningkatan rata‑rata poin per pertandingan menjadi 113,5 sejak Green kembali penuh kesehatan, dibandingkan 108,3 pada awal musim. Kontribusi pertahanan Green juga terlihat dengan rata‑rata dua blok per laga.

Ke depan, Suns menargetkan penampilan konsisten di playoff, mengandalkan kombinasi kecepatan Green dan kreativitas Booker. Kedua guard tersebut diharapkan dapat menembus pertahanan lawan secara berulang.

Saat ini, Jalen Green berada di puncak performa, menutup musim dengan catatan pribadi terbaik dan menyiapkan diri untuk tantangan selanjutnya di turnamen NBA.

Reaksi penggemar Phoenix pun menggema di media sosial, memuji kematangan mental Green yang mampu bangkit dari cedera berulang. Penjualan merchandise berlogo Green meningkat 22 persen sejak akhir musim reguler.

Dengan momentum ini, Jalen Green diproyeksikan menjadi salah satu pemain kunci dalam strategi jangka panjang Suns, baik sebagai pencetak angka maupun pemimpin di lapangan. Keberhasilannya di babak playoff nanti akan menjadi tolak ukur legitimasi perannya di Phoenix.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.