Media Kampung – 11 April 2026 | Ducati tidak lagi mendominasi tiga seri pembuka MotoGP 2026, sementara Alex Marquez menyatakan masih ada ruang untuk kejutan di paruh kedua musim.
Tim satelit VR46 Racing mencatatkan satu podium terbaik, yakni posisi ketiga di Brasil yang diraih Fabio Di Giannantonio.
Aprilia menampilkan konsistensi lebih tinggi, mengamankan hasil stabil yang menempatkannya di atas rival lainnya pada awal musim.
Marc Marquez menambah poin dengan kemenangan sprint race di Brasil, meski belum meraih podium pada balapan utama.
Alex Marquez mengalami hasil beragam: tidak menyelesaikan balapan di Thailand, finis keenam di Brasil, dan ketujuh di Amerika Serikat.
Pembalap muda itu menegaskan keyakinannya bahwa tim dapat menemukan keseimbangan motor dan menghasilkan kejutan di sisa kalender.
Marc Marquez mengakui bahwa motor Ducati terlalu agresif pada lap awal ketika ban masih baru, sehingga menghambat performanya.
Untuk mengatasi hal tersebut, ia berlatih menggunakan Ducati Panigale V2, motor produksi massal dengan tenaga lebih rendah dan aerodinamika sederhana.
Latihan dilakukan di lintasan karting Aragon, fokus pada kontrol presisi dan pengembangan insting mengemudi.
“Masalahnya ada pada diri saya, bukan motornya,” ujar Marc dalam wawancara setelah finis kelima di Amerika Serikat.
Selama sesi latihan, Marc mengalami kecelakaan ringan, menunjukkan komitmen tinggi untuk menguji batas mesin.
Tim Gresini Racing menilai Alex masih mencari ritme dengan Ducati, terutama pada kondisi ban dan pengaturan elektronik.
Pihak Ducati mengonfirmasi bahwa paket aerodinamika dan perangkat elektronik masih dalam tahap penyesuaian.
Aprilia memanfaatkan kesempatan tersebut, menempatkan pembalapnya di posisi teratas klasemen sementara.
Klasemen sementara menempatkan Ducati di posisi keempat, di belakang Aprilia, Yamaha, dan Suzuki.
Marc Marquez berada di posisi kelima, dengan satu kemenangan sprint namun belum mencapai podium balapan utama.
Alex Marquez menempati posisi kesepuluh, menunggu hasil konsisten untuk naik ke papan atas.
Pelatih fisik Marc menekankan pentingnya kebugaran, mengingat beban motor Ducati yang menuntut tenaga pada lap awal.
Marc memanfaatkan jeda kompetisi untuk meningkatkan kondisi fisik melalui latihan beban dan kardio intensif.
Ducati berharap peningkatan performa dapat terlihat di sirkuit Jerez, balapan keempat musim ini.
Alex Marquez mengungkapkan keyakinannya bahwa tim dapat menemukan keseimbangan motor di Jerez.
Ia menambahkan bahwa persaingan akan semakin ketat dengan Aprilia yang terus maju.
Pakar motorsport berpendapat bahwa Ducati masih memiliki potensi, namun harus menyesuaikan setting agar cocok dengan karakter ban baru.
Sementara itu, Aprilia mengandalkan chassis stabil dan motor yang lebih mudah diatur untuk mempertahankan konsistensi.
Musim masih panjang, dan kejutan masih mungkin terjadi, kata Alex Marquez.
Kesimpulannya, Ducati belum kembali ke puncak, namun perbaikan teknis dan persaingan ketat menjanjikan pertarungan menarik di sisa musim.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan