Media Kampung – 24 Maret 2026 | Manchester City mengukir kemenangan 2-0 atas Arsenal di final Carabao Cup 2025/2026, yang digelar di Wembley pada 22 Maret 2026.
Gol-gol datang dari pemain muda akademi Nico O’Reilly yang mencetak brace dalam empat menit, pada menit ke‑60 dan 64.
Kemenangan tersebut menambah koleksi City menjadi sembilan gelar Carabao Cup, selisih satu dari rekor Liverpool.
Bagi Pep Guardiola, trofi ini menjadi yang kelima dalam kompetisi yang sama, menjadikannya pelatih dengan gelar terbanyak di ajang tersebut.
Rekor itu melampaui sosok legendaris seperti Brian Clough, Sir Alex Ferguson, dan Jose Mourinho yang masing‑masing meraih empat kali.
Dengan gelar ini, total trofi yang diraih Guardiola bersama City mencapai 19, termasuk tiga gelar Liga Premier dan satu Liga Champions.
Statistik turnamen menunjukkan Guardiola memimpin tim dalam 39 pertandingan, mencatat 29 kemenangan, 83 gol, dan hanya 26 kebobolan.
Di sela sorotan, pelatih mengungkapkan rasa puas namun tetap haus kemenangan, “Saya masih menikmatinya. Hari ini kami menerima tantangan tanpa pamrih,” ujar Guardiola dalam konferensi pers.
Ia menambahkan, “Kita melihat diri kita melawan tim terbaik, dan itulah bukti karakter serta jati diri kami,” menegaskan tekad untuk terus memperbaiki performa.
Guardiola juga menyoroti kontribusi pemain baru yang tampil di final, menyebut bahwa pengalaman pertama mereka memberikan energi positif bagi skuad.
Meski puas dengan hasil, pelatih mengakui tim belum mencapai standar maksimal, “Kami lebih baik dari musim lalu, tapi belum menjadi tim yang seharusnya. Itu memerlukan waktu,” katanya.
Kemenangan ini menambah tekanan pada Arsenal, yang kini menunggu trofi pertama sejak musim 1992‑93, sementara City menatap kompetisi Eropa dengan keyakinan yang tinggi.
Dengan catatan historis ini, Guardiola menegaskan bahwa pencapaian tidak akan berhenti, “Kami akan terus mencari cara untuk menambah trofi,” tutupnya.
Secara keseluruhan, final Carabao Cup memperkuat posisi Manchester City sebagai kekuatan dominan di sepak bola Inggris dan menandai babak baru dalam warisan Guardiola di Manchester.
Keberhasilan ini juga meningkatkan peluang City untuk mencetak 'double' atau 'treble' musim ini, mengingat performa konsisten mereka di Liga Premier dan Liga Champions.
Penggemar City menyambut kemenangan dengan sorakan di stadion Wembley, menandai dukungan luas yang telah menjadi bagian penting dari identitas klub.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.













