Media Kampung, Weda Bay – Presiden Prabowo Subianto mengatakan dirinya semakin bersemangat setiap kali berkunjung ke wilayah Indonesia Timur. Hal itu disampaikannya saat peresmian ekspor perdana baterai EV dan groundbreaking 11 proyek di kawasan Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Kamis (08/10).
“Rasanya kalau saya ke Indonesia Timur, saya tambah semangat. Mungkinkah karena saya juga darahnya setengah Indonesia Timur,” kata Prabowo.
Prabowo menyatakan optimismenya terlihat dari sambutan para karyawan IWIP yang menunjukkan semangat. Ia menilai para pekerja yang menyambut kedatangannya tampak cerah. “Tadi saya disambut oleh para karyawan dengan semangat, dan tampangnya semua cerah. Saya tidak melihat yang tidak cerah hari ini, Saudara-saudara sekalian,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung perkembangan investasi di kawasan IWIP. Ia menyebut Menteri Investasi telah melaporkan bahwa realisasi investasi di kawasan tersebut telah mencapai lebih dari USD 20 miliar. Selain itu, terdapat rencana pengembangan investasi senilai USD 7 miliar di kawasan tersebut dalam waktu mendatang. Sejak kawasan IWIP dikembangkan, penyerapan tenaga kerja juga telah mencapai lebih dari 100 ribu orang.
Prabowo kemudian berbicara mengenai karakter para pekerja yang berasal dari Indonesia Timur. Ia meminta jajaran direksi IWIP dan perusahaan-perusahaan di kawasan tersebut memahami kebutuhan para karyawan, khususnya terkait konsumsi makanan. “Untuk direksi IWIP, direksi perusahaan-perusahaan di kawasan ini, karena saudara-saudara telah bekerja cukup lama dan karyawan saudara sebagian besar orang Indonesia Timur, pasti saudara memahami bahwa jatah makan karyawan saudara harus lebih banyak dari yang lain,” ujar Prabowo.
“Karena orang Indonesia Timur makannya banyak. Betul,” lanjutnya. Prabowo kemudian menceritakan pengalamannya saat berada di lingkungan militer untuk menggambarkan kebiasaan konsumsi prajurit asal Indonesia Timur. “Kalau di tentara kita harus tahu, kalau anak buah dari Indonesia Timur, waduh, ransum yang 10 hari habis 9 hari. Jadi kita harus tambah,” katanya.
Meski demikian, Prabowo menilai para pekerja dan masyarakat Indonesia Timur memiliki karakter pekerja keras. “Tapi orang Indonesia Timur, kerjanya keras,” ujar Prabowo. Ia kemudian menyampaikan pernyataan mengenai karakter orang Indonesia Timur yang menurutnya memiliki kemampuan untuk cepat naik, tetapi juga bisa cepat mengalami penurunan.














