Media Kampung – Marcelo Bielsa mengambil tanggung jawab penuh atas kegagalan timnas Uruguay melaju ke babak gugur Piala Dunia 2026. Pelatih asal Argentina itu menegaskan bahwa dirinya yang harus disalahkan, bukan para pemain.

Uruguay tersingkir setelah kalah 0-1 dari Spanyol pada laga terakhir Grup H. Sebelumnya, mereka hanya bermain imbang melawan Arab Saudi dan Cape Verde. Dengan hanya dua poin, Uruguay finis di posisi ketiga dan harus pulang lebih awal.

Bielsa menilai hasil tersebut tidak mencerminkan permainan timnya. “Kami seharusnya bisa mendapatkan tujuh poin, tetapi pada akhirnya hanya meraih dua poin,” ujarnya dikutip dari AFP. Menurutnya, Uruguay mampu menciptakan banyak peluang, namun gagal mencetak gol. Di sisi lain, mereka kebobolan dari situasi yang seharusnya bisa dihindari.

Salah satu sorotan utama adalah performa kiper veteran Fernando Muslera. Kesalahan Muslera menjadi awal gol Spanyol yang dicetak Alex Baena. Pada laga sebelumnya, kiper berusia 40 tahun itu juga mendapat kritik. Bielsa bahkan menarik Muslera keluar saat jeda pertandingan melawan Spanyol.

Bielsa mengungkapkan bahwa keputusan tersebut datang dari Muslera sendiri. “Muslera yang memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan setelah babak pertama,” jelas Bielsa. Meski menuai kritik, Bielsa tidak menyesali keputusannya mempertahankan Muslera sebagai kiper utama. “Dia adalah kiper yang baru saja menjalani tahun yang sangat baik. Selain itu, dia memiliki kepribadian dan karakter yang luar biasa,” kata Bielsa. “Keputusan yang saya ambil bukan untuk merugikan tim, melainkan karena saya ingin tetap menunjukkan kepercayaan kepada Muslera.”

Dengan tersingkirnya Uruguay, Bielsa harus mengevaluasi strategi timnya. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara peluang dan gol, serta memperbaiki pertahanan yang terlalu mudah ditembus.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.