Media Kampung – Penyerang timnas Swedia, Alexander Isak, memilih untuk melupakan musim debutnya yang sulit bersama Liverpool dan mengalihkan fokus penuh ke Piala Dunia 2026. Pemain berusia 26 tahun itu kini tengah menikmati momentum positif bersama skuad Garuda Biru di bawah asuhan pelatih Graham Potter.

Isak mengaku sama sekali tidak memikirkan performa buruknya di level klub saat membela negaranya. “Tim klub dan tim nasional adalah dua hal yang sangat berbeda. Ketika saya bergabung dengan tim nasional, saya sama sekali tidak memikirkan apa pun selain Swedia dan Piala Dunia,” ujar Isak seperti dikutip dari Mirror.

Baca juga:

Musim lalu, Isak hanya mencetak empat gol dan satu assist dari 22 pertandingan bersama Liverpool. The Reds merekrutnya dari Newcastle United dengan biaya transfer mencapai 125 juta poundsterling, menjadikannya salah satu pembelian termahal klub. Cedera dan inkonsistensi performa mewarnai musim perdananya di Anfield.

Namun, performa Isak bersama Swedia di Piala Dunia 2026 berbanding terbalik. Pada laga perdana fase grup F, Swedia menang telak 5-1 atas Tunisia. Isak mencetak satu gol dan mengkreasi dua gol lainnya. Kerja samanya dengan striker Arsenal, Victor Gyokeres, menjadi andalan utama lini depan Swedia.

Baca juga:

“Saya merasa berada di tempat yang baik sekarang. Dan semoga saya dapat terus berprestasi dengan baik. Sekarang saya merasa baik, sangat baik. Tetapi sulit untuk menentukan batas kemampuan maksimal Anda, Anda tidak pernah tahu. Tetapi saya tidak punya alasan untuk mengeluh saat ini terkait kondisi fisik saya,” jelas Isak.

Perjuangan Swedia belum berakhir. Mereka akan memainkan laga terakhir grup F kontra Jepang di Dallas Stadium, Jumat (26/6) pukul 06.00 WIB. Kemenangan akan memastikan langkah Swedia ke babak selanjutnya. Isak bertekad untuk terus memberikan yang terbaik bagi timnas.

Baca juga:

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.