Media Kampung – Nama Ejae semakin mencuri perhatian publik sebagai penyanyi, penulis lagu, dan produser Korea-Amerika yang sukses menembus industri musik global. Penyanyi kelahiran Seoul, 33 tahun lalu ini kini dikenal luas sebagai salah satu kreator di balik lagu-lagu hit film animasi KPop Demon Hunters, yang mengantarkannya meraih penghargaan Oscar dan Grammy.
Perjalanan Ejae, yang memiliki nama asli Kim Eun-jae, dimulai sejak ia bergabung sebagai trainee di SM Entertainment pada 2003. Selama sekitar 10 tahun, ia menjalani pelatihan sambil menempuh studi di Tisch School of the Arts, New York University, dengan fokus pada produksi musik. Meskipun rencana debutnya tidak terealisasi, ia kemudian menetap di Amerika Serikat dan beralih menjadi penulis lagu serta produser.
Karier songwriting Ejae mulai menanjak setelah ia diminta beberapa produser di Korea untuk mencoba topline writing. Ia turut menulis lagu hit “Psycho” (2019) yang dipopulerkan Red Velvet. Sejak itu, ia aktif menulis dan memproduksi untuk artis besar seperti Twice, Taeyeon, dan Nmixx.
Puncak kariernya terjadi ketika ia terlibat dalam film KPop Demon Hunters. Ejae tidak hanya menjadi komposer tetapi juga vokalis untuk lagu “Golden”, yang memenangkan Oscar untuk Best Original Song dan Best Animated Feature, serta Grammy untuk Best Song Written for Visual Media. Dalam film tersebut, ia menghidupkan karakter Rumi melalui lima lagu Huntrix, termasuk “Golden”, “How It’s Done”, “What It Sounds Like”, “Takedown”, dan “Free”.
Pada 2026, Ejae kembali mencuri perhatian dengan berkontribusi dalam lagu resmi FIFA World Cup 2026 bertajuk “DNA”. Ia menjadi penyanyi sekaligus kreator anthem turnamen tersebut, bekerja sama dengan Andrea Bocelli, David Guetta, dan Megan Thee Stallion. Penampilan pembukaan Piala Dunia 2026 juga menampilkan duet antara Andrea Bocelli dan Ejae yang menjadi sorotan global.
Popularitas KPop Demon Hunters di Indonesia tidak hanya didorong oleh tren K-Pop, tetapi juga kekuatan storytelling dan musik. Soundtrack “Golden” berhasil masuk Billboard Hot 100 dan menjadi lagu K-Pop pertama yang memenangkan Oscar, sehingga menarik perhatian penggemar di Tanah Air.
Setelah kesuksesannya, Ejae memulai karier solo melalui single debut “In Another World” pada 2025. Single keduanya, “Time After Time”, dirilis pada awal 2026 dan menampilkan sisi yang lebih emosional serta reflektif, memperkuat identitasnya sebagai solois.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan