Media Kampung – Badan Pusat Statistik (BPS) kembali membuka rekrutmen untuk Mitra Statistik yang akan bertugas dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Proses pendaftaran untuk petugas sensus tambahan ini dimulai sejak 8 Mei 2026 dan dilakukan secara online melalui situs resmi mitra.bps.go.id atau aplikasi Sobat BPS.
Rekrutmen ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan petugas lapangan yang belum terpenuhi dari rekrutmen sebelumnya. Mitra Statistik BPS berperan penting dalam pengumpulan data ekonomi yang akurat di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk provinsi Bengkulu dan daerah lainnya. Pendaftaran dibuka secara terbuka bagi masyarakat umum yang memenuhi syarat dan memiliki komitmen serta disiplin dalam bekerja.
Untuk menjadi Mitra Statistik, pelamar harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), sehat jasmani dan rohani, mampu berkomunikasi dengan baik, dan bersedia mengikuti pelatihan serta bekerja dengan sistem kontrak. Pendidikan minimal yang dibutuhkan adalah lulusan SMA, sementara mahasiswa dan sarjana mendapatkan prioritas. Selain itu, calon petugas juga harus berdomisili di wilayah pendataan, mampu menggunakan smartphone atau tablet, serta memiliki kemampuan membaca dan menulis huruf latin.
Proses seleksi terdiri dari beberapa tahapan. Registrasi dan pengisian profil dilakukan mulai 8 hingga 11 Mei 2026, diikuti seleksi administrasi sampai 12 Mei. Peserta yang lolos akan mengikuti tes kompetensi dan wawancara pada 13-19 Mei. Setelah itu, peserta yang berhasil dalam seleksi akhir wajib mengunggah pakta integritas sebelum pengumuman hasil akhir yang dijadwalkan pada 23-25 Mei 2026.
BPS menegaskan bahwa kelulusan seleksi tidak otomatis menjadikan peserta sebagai petugas lapangan. Beberapa peserta dapat ditetapkan sebagai cadangan sesuai kebutuhan. Petugas yang terpilih akan mengikuti pelatihan intensif antara 30 Mei hingga 14 Juni 2026. Pendataan lapangan dengan sistem door to door akan berlangsung mulai 15 Juni sampai 31 Agustus 2026.
Kegiatan sensus ini bertujuan menghasilkan data ekonomi yang valid sebagai dasar perencanaan dan evaluasi pembangunan di tingkat pusat maupun daerah. BPS juga mengimbau peserta agar memastikan data yang diunggah benar dan lengkap serta rutin memantau aplikasi Sobat BPS untuk mendapatkan informasi terbaru selama proses seleksi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan