Media Kampung – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan bahwa timnya belum berada dalam posisi aman meski telah mengumpulkan 64 poin setelah 27 laga pada pekan ke-27 Super League 2025/2026.
Poin 64 tersebut sebelumnya cukup untuk mengunci gelar pada dua musim terakhir, namun kini Persib harus bersaing ketat dengan Borneo FC yang hanya selisih satu poin dan Persija Jakarta yang berada tiga poin di bawahnya.
Pertandingan mendatang melawan Dewa United pada Senin, 20 April 2026, di Banten International Stadium menjadi ujian penting bagi Maung Bandung untuk mempertahankan keunggulan tipis di puncak klasemen.
“Ini adalah musim paling sulit dalam tiga tahun terakhir, karena standar poin untuk menjadi juara telah meningkat drastis,” ujar Bojan Hodak dalam konferensi pers sebelum laga.
Hodak menambahkan bahwa Borneo FC dan Persija Jakarta menunjukkan performa konsisten, sehingga persaingan gelar tetap terbuka hingga putaran terakhir.
Pada musim 2023/2024 dan 2024/2025, Persib mengamankan gelar juara setelah mengumpulkan 64 poin, namun kini situasinya berbeda karena semua tim papan atas mampu mencuri poin penting.
Menurut Bojan, kompetisi Liga Indonesia kini lebih merata; tidak ada tim yang dapat dianggap mudah, sehingga setiap pertandingan harus diperlakukan dengan fokus maksimal.
Meski bek andalan Patricio Matricardi absen karena kartu merah pada laga sebelumnya, Bojan menyatakan kepercayaan penuh pada skuad yang memiliki kedalaman untuk mengatasi kekurangan tersebut.
Pelatih asal Kroasia menegaskan tidak ada pertandingan yang bisa dianggap ringan, bahkan tim yang berada di zona degradasi memiliki potensi untuk mengejutkan tim papan atas.
Ia juga menyoroti bahwa tingkat persaingan tinggi meningkatkan minat penonton, sponsor, dan media, menjadikan liga lebih menarik bagi seluruh pemangku kepentingan.
Persib baru-baru ini mencatat kemenangan 3-2 atas Bali United, dengan gol ketiga dicetak oleh Federico Barba, yang menambah kepercayaan diri tim menjelang pertemuan melawan Dewa United.
Dengan enam pertandingan tersisa, Bojan menekankan pentingnya konsistensi, mengingat selisih satu poin dengan Borneo FC dan tiga poin dengan Persija Jakarta masih sangat tipis.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan