Media Kampung – 01 April 2026 | Fujianti Utami menegaskan tidak ada rencana mengarahkan keponakannya, Gala Sky, ke industri hiburan.

Ia menyatakan keputusan tersebut sepenuhnya memberi kebebasan pada anak.

Fuji menyebut usia Gala yang masih sangat muda membuat penilaian bakat belum memungkinkan.

Ia mengakui belum ada tanda jelas mengenai kemampuan khusus.

Meskipun belum ada bakat yang menonjol, Fuji mengamati ketertarikan Gala pada olahraga, terutama sepak bola.

Ia pernah mempertimbangkan mendaftarkan Gala ke sekolah sepak bola karena lokasi dekat.

Rencana masuk sekolah bola ditunda karena jadwal les yang sudah padat.

Gala kini mengikuti enam atau tujuh pelajaran tambahan.

Fuji menekankan prioritas utama adalah pendidikan formal.

Gala dijadwalkan memasuki sekolah dasar pada tahun ini.

Ia menambahkan bahwa aktivitas ekstra seperti sepak bola dapat dipertimbangkan kembali setelah Gala menyesuaikan diri di kelas pertama.

Keputusan itu akan diambil bila minat anak tetap kuat.

Fuji juga menjelaskan peranannya sebagai tante yang bertanggung jawab.

Ia mengawasi keseharian Gala bersama ibunya, Bibi Andriansyah.

Bibi Andriansyah adalah istri almarhum Vanessa Angel, ayah biologis Gala.

Keluarga mengelola waktu antara kegiatan sekolah dan kegiatan hiburan.

Fuji menolak spekulasi media yang menganggap anak selebriti harus melanjutkan jejak orang tua.

Ia menegaskan bahwa keputusan pribadi lebih penting.

Dalam pernyataan singkat di kawasan Jakarta Selatan, Fuji menuturkan “Terserah dia mau jadi apa”.

Kalimat itu mencerminkan kebebasan pilihan.

Gala belum pernah muncul di layar televisi secara reguler.

Penampilan pertamanya masih terbatas pada acara keluarga.

Meskipun demikian, nama Gala sering muncul di media sosial karena popularitas orang tuanya.

Fuji berusaha melindungi privasi anak.

Pada 16 Februari 2026, Fuji terlihat hadir pada peluncuran koleksi Nabila Misha di Hutan Kota by Plataran.

Acara tersebut tidak melibatkan Gala secara langsung.

Foto-foto publik menampilkan Fuji bersama teman selebriti, namun anaknya tetap berada di belakang layar.

Ini menegaskan komitmen keluarga pada privasi.

Ia berharap anak dapat memilih jalan yang sesuai.

Keluarga mengantisipasi tekanan eksternal dari industri hiburan.

Fuji menyatakan kesiapan mendukung keputusan apapun Gala.

Di samping pendidikan, Fuji menekankan pentingnya nilai moral dan etika.

Ia berharap anak tumbuh dengan sikap mandiri.

Gala masih berada dalam masa kanak-kanak awal, sehingga kebutuhan dasar menjadi prioritas.

Keluarga fokus pada kesehatan dan kebugaran.

Fuji menambahkan bahwa mereka akan terus memantau minat Gala secara natural tanpa paksaan.

Jika sepak bola tetap diminati, sekolah bola akan dipertimbangkan kembali.

Sejauh ini, tidak ada kontrak atau perjanjian yang melibatkan Gala dengan agensi hiburan.

Hal ini menegaskan keputusan keluarga untuk menahan eksposur.

Pengamat industri menilai keputusan Fuji sebagai langkah bijak mengingat banyak anak selebriti yang mengalami tekanan.

Keputusan ini dapat menjadi contoh bagi orang tua lain.

Kesimpulannya, Fujianti Utami menempatkan kebebasan pilihan di atas ambisi industri, sambil memastikan pendidikan dan kesejahteraan Gala tetap terjaga.

Kondisi ini mencerminkan pendekatan yang hati-hati dalam mengasuh anak selebriti.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.