Program MBG Ramadhan 2026 dipastikan tidak dibagikan saat sahur. Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) pada waktu dini hari dan menegaskan kabar tersebut tidak benar.
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S Deyang, dalam keterangannya pada Senin (23/02/2026), menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG selama bulan Ramadhan tetap mengacu pada Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelayanan Program Makan Bergizi Gratis pada Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H/2026 M serta Libur Tahun Baru Imlek 2026. Dalam aturan tersebut tidak terdapat skema pembagian makanan saat sahur.
Menurut Nanik, distribusi MBG Ramadhan 2026 dilakukan terbatas dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Kamis. Layanan diberikan pada pukul 08.00–09.00 WIB dan 11.00–12.00 WIB, bukan pada waktu dini hari. Ia menekankan bahwa seluruh mekanisme telah diatur secara jelas dalam surat edaran resmi sehingga tidak ada perubahan jadwal di luar ketentuan tersebut.
Jadwal itu berlaku untuk seluruh skema layanan, baik pengambilan langsung di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pengantaran ke sekolah, maupun layanan distribusi melalui titik serah terima terjadwal.
Untuk sekolah berasrama dan pesantren, pengolahan makanan dilakukan pada siang hari. Penyajian kemudian disesuaikan dengan waktu berbuka puasa berdasarkan koordinasi bersama pihak satuan pendidikan.
BGN juga mengungkapkan bahwa pada awal Ramadhan, tepatnya 18–22 Februari 2026, distribusi MBG tidak dilakukan. Penyaluran kembali berjalan mulai Senin (23/02/2026) dengan pola layanan tetap dua kali sepekan.
Di wilayah dengan mayoritas penerima manfaat menjalankan ibadah puasa, MBG Ramadhan 2026 disalurkan dalam bentuk paket makanan kemasan sehat. Paket tersebut dapat dikonsumsi saat berbuka puasa atau secara bertahap sesuai kebutuhan. Seluruh produk diproses dan dikemas oleh SPPG dengan tetap memenuhi standar gizi seimbang serta keamanan pangan.
BGN mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan dan selalu merujuk pada sumber resmi terkait pelaksanaan program MBG Ramadhan 2026.(SY)









Tinggalkan Balasan