Media Kampung – Seorang anak laki-laki di Pontianak menunjukkan keberanian luar biasa dengan berjalan kaki sejauh 2 kilometer menuju kantor polisi untuk melaporkan dugaan penyekapan dan penyiksaan yang dialami ibunya oleh ayahnya. Peristiwa ini terjadi pada hari Senin, 19 Oktober, di Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Setelah menerima laporan dari anak tersebut, pihak kepolisian segera merespons dan mendatangi rumah pelaku. Di lokasi, polisi menemukan ibu korban dalam keadaan wajah lebam, yang diduga akibat penganiayaan. Seorang anggota Polsek Pontianak Barat mengonfirmasi kejadian ini dan menyatakan bahwa peristiwa tersebut memang terjadi di wilayah mereka.

Menurut keterangan anak yang berani itu, ia melihat ibunya mengalami tindakan kekerasan di rumah. Dengan ditemani sahabatnya, ia memutuskan untuk mencari bantuan ke kantor polisi. Dalam penjelasannya kepada petugas, anak tersebut berkata, “Om, tadi leher Mama dicekik,” menunjukkan betapa seriusnya situasi yang dihadapi ibunya.

Korban, yang kini telah diamankan oleh pihak kepolisian, mengaku telah disiksa dan disekap selama semalaman oleh suaminya. Aksi berani bocah tersebut mendapatkan pujian dari masyarakat karena keberaniannya dalam menyelamatkan ibunya meskipun harus menempuh jarak yang cukup jauh dengan berjalan kaki.