Media Kampung, Tangerang Selatan – Ledakan keras terjadi di sebuah ruko di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu malam, 14 Oktober 2026. Peristiwa ini mengakibatkan dua orang tewas dan mengakibatkan kerusakan parah pada beberapa kios di sekitarnya.
Sebanyak 40 personel gabungan dari Brimob, Polres Tangerang Selatan, dan Polsek Ciputat Timur dikerahkan untuk mengamankan lokasi kejadian. Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menyatakan bahwa pengamanan dilakukan untuk menjaga tempat kejadian perkara (TKP) tetap steril. Warga dan pemilik ruko dilarang memasuki area terdampak karena kondisi bangunan yang masih tidak stabil.
“Pagi ini kami siapkan ada 40 personel dari Brimob, Polres dan dari Polsek untuk mengamankan situasi status quo,” kata Bambang saat dikonfirmasi. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri memasuki area yang telah disterilkan, termasuk untuk mengambil barang berharga dari dalam ruko.
“Jangan sampai ada warga atau pemilik ruko yang di situ yang memaksa masuk untuk menyelamatkan harta bendanya karena situasi bangunan dalam kondisi labil,” tambahnya.
Polisi berencana melakukan olah TKP lanjutan pada Kamis, 15 Oktober 2026, untuk mendukung penyelidikan. Sebelumnya, petugas telah mengevakuasi korban dan melakukan pemeriksaan awal pada malam kejadian.
“Yang pasti tadi malam itu kan ada evakuasi dan olah TKP juga. Yang pasti kami mengamankan situasi. Untuk tetap status quo. Yang kedua, kami menyelamatkan korban, masyarakat yang masih hidup. Menyisir lokasi, jangan sampai ada korban lagi yang tidak kita ketahui,” lanjut Bambang.
Salah seorang warga yang terdampak, Narno, mengatakan ledakan terjadi sesaat setelah waktu Magrib. Saat itu, ia sedang berada di rumah dan menonton televisi sebelum mendengar suara dentuman keras yang disusul pemadaman listrik. “Kejadiannya saat itu kan habis Magrib. Habis Magrib itu ya saya masuk, ya nonton TV lah. Tahu-tahu dengar-dengar itu ledakan itu emang super-super dahsyat ledakan itu, Pak. Udah habis itu keluar, kan mati lampu langsung,” ungkap Narno.
Narno yang memiliki usaha perabotan di sekitar lokasi, mengatakan bahwa tiga kios mengalami kerusakan cukup parah. Atap bangunan dan sejumlah barang dagangan ikut terdampak ledakan. “Itu warung dagangan itu atap, semua barang-barang ya lumayan parah. Atap semua atap, tiga kios, hancur semua,” ujarnya.
Kondisi di lokasi ledakan masih dalam pengawasan ketat polisi, dan masyarakat diminta untuk tetap menjauh demi keselamatan bersama.














