Media Kampung, Garut – Seorang pelajar SMA di Kabupaten Garut, Jawa Barat, bernama Pazwa Pahaludin (15) mengalami luka tembak serius di bagian mata setelah ditembak oleh MH (19), terduga pelaku yang menggunakan airgun. Pelaku ditangkap di rumah saudaranya di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, pada Sabtu malam (10/10), seperti yang dikonfirmasi oleh Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra.
“Sudah ditangkap di rumah saudaranya di Kecamatan Cilawu, Garut,” ujar Niko. Penangkapan dilakukan setelah pihak polisi mendapatkan laporan tentang kejadian tersebut.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi memperoleh keterangan bahwa penembakan diduga dipicu oleh rasa sakit hati pelaku karena merasa tidak dianggap saat bergabung dengan korban dan teman-temannya. Peristiwa penembakan terjadi di sebuah vila saat korban bersama sejumlah temannya berkumpul dan menginap di lokasi tersebut.
MH datang dan bergabung dalam kumpulan tersebut, namun merasa dicueki oleh kelompok. Tidak lama setelah itu, MH mengeluarkan airgun yang dibawanya dan menembakkan ke sembarang tempat, hingga mengenai kelopak mata sebelah kiri korban.
Akibat tembakan itu, bagian mata kiri korban terluka parah. Proyektil dari airgun diketahui bersarang di bagian mata setelah dilakukan pemeriksaan medis. Pada awalnya, korban tidak langsung menceritakan kejadian sebenarnya kepada keluarganya, mengaku bahwa matanya sakit akibat terkena bola. Namun, setelah diperiksa dokter dan ditemukan benda asing berbentuk logam, korban akhirnya mengaku terkena tembakan airgun.
Polisi masih mendalami beberapa hal terkait perkara ini, termasuk asal-usul senjata yang digunakan. Menurut pengakuan awal MH, airgun tersebut merupakan barang gadaian. “Pengakuannya memang pistol ini adalah gadaian. Tapi hingga saat ini masih kami lakukan pendalaman untuk mengetahui yang sebenarnya,” kata Niko.
Penangkapan MH disambut lega oleh keluarga korban. Fitri Setiawati, ibu dari Pazwa Pahaludin, mengungkapkan rasa syukur dan harapan agar proses hukum dapat berjalan hingga tuntas. “Ya, alhamdulillah sudah ditangkap. Saya sangat senang sekali karena keadilan sudah mulai ditegakkan untuk anak saya,” ujarnya.
Fitri juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Garut yang telah melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan terduga pelaku.













