Media Kampung – DPR RI secara resmi menyetujui pengangkatan Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang baru. Persetujuan ini ditetapkan dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPR Puan Maharani pada tanggal 1 Oktober 2026.

Persetujuan dalam Rapat Paripurna DPR

<pRapat paripurna diawali dengan laporan dari Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengenai hasil pembahasan usulan pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri dan pengangkatan penggantinya. Seluruh anggota DPR menyatakan setuju setelah Puan Maharani meminta persetujuan secara resmi dan mengetuk palu sebagai tanda pengesahan.

Setelah itu, persetujuan serupa juga diberikan untuk pengangkatan Komjen Suyudi sebagai Kapolri. Momen tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama para pimpinan DPR dan Komjen Suyudi. Puan Maharani juga menyampaikan bahwa pelantikan Suyudi akan dilakukan oleh Presiden Prabowo usai waktu Zuhur.

Fit and Proper Test di Komisi III DPR

Sebelum persetujuan rapat paripurna, Komisi III DPR telah menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap Komjen Suyudi pada pagi hari tanggal 1 Oktober 2026. Dalam sesi tersebut, Suyudi memaparkan visi dan program kerjanya yang bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”.

Beberapa program yang disiapkan oleh Suyudi meliputi:

  • Pembenahan pelayanan publik di lingkungan Polri.
  • Penguatan penegakan hukum secara profesional dan transparan.
  • Pengawasan internal untuk meningkatkan akuntabilitas.
  • Peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri.
  • Pemberantasan kejahatan narkotika, judi daring, penipuan digital, dan kejahatan siber.

Setelah pemaparan tersebut, Komisi III DPR menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri secara aklamasi sebelum membawa keputusan tersebut ke rapat paripurna.

Kontribusi dan Tantangan Kapolri Baru

Pengangkatan Komjen Suyudi sebagai Kapolri menjadi langkah penting untuk melanjutkan dan meningkatkan kinerja institusi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan berbagai program yang telah disiapkan, Suyudi diharapkan mampu menjawab tantangan kejahatan yang semakin kompleks, terutama dalam bidang siber dan pemberantasan narkotika.

Selain itu, visi “Polisi Bersama Masyarakat” mencerminkan pendekatan yang lebih humanis dan partisipatif dalam menjalankan tugas kepolisian, yang diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.