Media Kampung – Ilustrasi anak menyikat gigi. Foto ANURAK PONGPATIMETShutterstock. Saat gigi permanen mulai tumbuh, banyak orang tua yang memperhatikan bahwa warna gigi tersebut tampak lebih kuning dibandingkan gigi susu yang sebelumnya tampak putih bersih. Meskipun anak rutin menyikat gigi setiap hari, perbedaan warna ini seringkali menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua mengenai kebersihan atau kesehatan gigi anak.

Mengapa Gigi Permanen Anak Lebih Kuning?

Menurut dokter spesialis gigi, drg. Calvin Joshua, Sp.KGA, warna gigi tidak hanya ditentukan oleh lapisan terluarnya, yaitu enamel. Di bawah enamel terdapat lapisan dentin yang juga berkontribusi pada warna gigi. Pada gigi permanen, warna dentin biasanya lebih terlihat, sehingga gigi tampak lebih kuning dibandingkan dengan gigi susu yang memiliki lapisan enamel lebih tebal. “Warna alami gigi setiap anak bisa berbeda. Tidak ada satu warna tertentu yang bisa dijadikan patokan bahwa gigi permanen anak sehat atau tidak,” ujar drg. Joshua.

Kapan Warna Gigi Anak Perlu Diperiksa?

Meskipun perbedaan warna antara gigi permanen dan gigi susu biasanya normal, orang tua harus tetap waspada terhadap perubahan warna yang tidak biasa. “Jika ada satu gigi yang warnanya berbeda dari gigi permanen lainnya, misalnya muncul bercak kuning atau kecokelatan, sebaiknya segera periksakan ke dokter gigi,” tambahnya. Perubahan warna seperti ini dapat menandakan adanya gangguan pada pembentukan atau kualitas jaringan gigi. Salah satu penyebabnya bisa jadi adalah riwayat benturan atau infeksi pada gigi susu yang mempengaruhi perkembangan gigi permanen di bawahnya. Oleh karena itu, penting untuk tidak hanya memperhatikan kebersihan gigi anak, tetapi juga setiap perubahan warna atau bercak yang mencurigakan.