Media Kampung – Band Vanesha Prescilla, The Midnight Darlings, secara resmi meluncurkan album perdana mereka yang berjudul It’s Midnight Darling. Album ini merupakan hasil eksplorasi musik dan emosi dari para personel, yaitu Jevin Julian, Vanesha Prescilla, dan Aldrienko Pakusadewo.
Rincian Album
Album yang dirilis setelah empat single sebelumnya ini berisi 14 lagu yang menggambarkan perjalanan emosional seseorang yang sedang jatuh cinta. Jevin Julian mengungkapkan, “Perasaan ini bergerak dari rasa jatuh cinta yang begitu dalam, pertemuan singkat yang meninggalkan luka, hingga nostalgia terhadap kenangan.” Keempat single tersebut adalah Am I Loving You Alone, Momentary Pleasure, Semu, dan It’s You, serta 10 lagu lainnya.
Pendekatan Musik
Dalam proses penciptaannya, The Midnight Darlings memilih untuk mendahulukan perasaan daripada bagaimana sebuah lagu harus terdengar. “Pendekatan ini membuat setiap lagu membawa emosi yang berbeda, bahkan rekamannya sendiri ikut menjadi perjalanan emosional bagi kami,” ujar Vanesha Prescilla.
Proses Kreatif
Beberapa lagu dalam album ini lahir dari momen-momen emosional yang mendalam, bahkan sampai membuat para personel menangis. Di sisi lain, ada juga lagu yang menghadirkan “happy tears” karena mengingat kembali memori tertentu. Mayoritas lagu ditulis dan diproduseri oleh Jevin Julian sebagai produser utama, dengan kontribusi dari seluruh anggota band. Vanesha juga turut menulis beberapa lagu, sementara Aldrienko berkontribusi melalui permainan gitar dan eksplorasi suara.
Focus Track
Track utama dalam album ini adalah What If We Met Sooner, yang bercerita tentang pertemuan singkat yang meninggalkan kesan mendalam. Setelah merilis It’s Midnight Darling, The Midnight Darlings juga menggelar showcase perilisan pada tanggal 11 Oktober 2026 di Krapela, yang dibuka oleh Maseta dan Rasyiqa, memberikan kesempatan bagi para pendengar untuk merasakan dunia yang telah dibangun melalui album ini.












