Media Kampung – Antusias para penggemar musik cadas semakin memuncak menjelang konser Guns N’ Roses yang akan digelar di Stadion Madya GBK, Jakarta pada 21 November 2026. Dalam sebuah jumpa pers yang berlangsung di Senayan, Jakarta pada Jumat, 16 Oktober 2026, Anas Alimi, founder Rajawali Indonesia, selaku promotor acara, membagikan bocoran menarik mengenai konser tersebut.
Konser Emosional
Anas mengungkapkan bahwa tur dunia kali ini sangat emosional bagi para personel Guns N’ Roses serta penggemarnya. Ia menjelaskan bahwa konser ini dianggap sebagai tur panggung terakhir sebelum Axl Rose dan rekan-rekannya memasuki studio untuk menggarap materi baru. “Karena seperti kita tahu ini adalah tur dunia mereka terakhir sebelum mereka tahun depan udah masuk studio rekaman, maka kami harus memberikan persembahan special performance untuk opening act,” ujarnya.
Indonesia Jadi Salah Satu Tujuan
Menariknya, konser ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu dari dua negara di Asia yang disinggahi oleh band legendaris ini, di samping Singapura. Anas menyampaikan, “Mereka itu hanya main di Asia itu cuma Singapura sama Jakarta. Jadi enggak ada main di negara lain. Mereka sangat excited karena terakhir kan 2018 ya.”
Desain Panggung Spektakuler
Mengenai produksi, Anas menjanjikan instalasi tata panggung yang spektakuler dan berskala besar. Ia memastikan bahwa rancangan panggung telah memasuki tahap final dan tidak menemui kendala dalam pengadaan peralatan dari luar negeri. “Konsep panggungnya ya megah, gede gitu ya. Gambar kerjanya sebenarnya sudah fix ya, jadi udah tinggal hari-H nanti kita tinggal loading aja. Alat-alat di Jakarta ini sudah sangat lengkap, negara kita ini sudah siap,” tegasnya.
Riders dan Pertemuan dengan Gitaris Legendaris
Menanggapi riders, Anas menyampaikan bahwa manajemen Guns N’ Roses tidak mengajukan syarat yang memberatkan. “Riders sih enggak, standar aja sih. Dari Guns N’ Roses enggak ada yang aneh-aneh,” ujarnya. Ia juga menyinggung mengenai kemungkinan pertemuan gitaris legendaris Slash dengan formasi penampil pembuka 9 Dewa Gitar Indonesia. “Ide itu ada, akan kami coba gitu. Paling tidak mungkin bisa juga dengan Slash karena gitaris kan, tapi kan enggak tahu juga, namanya ikhtiar,” kata Anas.
Penjualan Tiket
Dalam hal penjualan tiket, Anas menjelaskan bahwa kapasitas penonton tetap dibatasi sesuai kontrak awal di Indonesia Arena. “Untuk kelas yang duduk, dari VIP, Tribune A, Tribune B itu udah sold out, tinggal yang festival,” tutupnya. Kategori tiket yang tersisa masih dapat dibeli melalui platform Loket.com serta fitur Lifestyle pada aplikasi Bale by BTN.














