Belum lama ini, ombre sempat tak lagi digemari dan dikesampingkan ketika teknik highlight baru membuka jalan bagi tren pirang yang lebih halus dan membingkai wajah. Namun di musim gugur 2026, ada baiknya merangkul nostalgia, entah lewat kembalinya parfum lawas, mencoba tren kuku ala 1990-an yang terasa hangat, atau, seperti yang terus dibuktikan Victoria Beckham lewat rambut panjang dua warnanya yang berkilau, menghidupkan kembali warna rambut klasik yang semarak.
Desainer, pengusaha, sekaligus mantan personel Spice Girls ini sudah lama menjadi pencinta tren ombre hangat, dan baru saja terlihat menampilkannya di depan toko utamanya di New York. Victoria tampil dengan rambut bergelombang yang berkilau, dengan akar cokelat tua yang perlahan melebur ke ujung yang lebih cerah. Hasilnya adalah versi yang lebih berkelas dari tren warna rambut yang timeless ini.
“Yang saya sukai dari rambut Victoria Beckham di sini adalah bahwa ini benar-benar penghormatan bagi tren ombre yang orisinal. Ada kedalaman yang indah di bagian akar, yang kemudian bertransisi ke bagian panjang rambut yang jauh lebih terang, dengan pirang yang lebih hangat,” jelas penata rambut Adam Reed.
Adam menambahkan bahwa tidak seperti balayage, yang menggambarkan teknik pengaplikasian warna, ombre menggambarkan hasil akhir gradasi warna. “Tampilan aslinya sering kali tentang menciptakan kontras yang cukup mencolok antara gelap dan terang. Itu sebuah pernyataan, dan menurut saya itulah yang membuat melihatnya kembali jadi menarik,” katanya.
Meski tren rambut ombre punya nuansa pantai yang tak terbantahkan, glaze yang kaya dan shadow root cokelat tua yang dalam memberi tampilan Victoria kesan hangat yang khas musim gugur. “Bagi saya, ombre modern adalah soal transisi,” kata Adam. “Saya akan mempertahankan kontras indah antara akar yang lebih gelap dan bagian panjang yang lebih terang, tetapi menambahkan kelembutan dan dimensi di bagian tengah rambut.”
Adam tidak membuat batas warna yang jelas. Ia memakai beberapa rona berbeda dan menyisipkan helai yang lebih terang di bagian yang tepat, sehingga peralihan warnanya terasa mengalir halus. “Saya juga akan mempertimbangkan warna pirangnya dengan cermat,” katanya. “Ujung pirang keemasan Victoria yang hangat adalah referensi yang indah, tetapi kehangatan itu bisa disesuaikan menjadi madu, beige, karamel, atau sesuatu yang lebih dingin, tergantung masing-masing orang.”
Meski ujung pirang lembut Victoria membuktikan bahwa nuansa lebih terang kembali hadir di musim gugur, tampilan ombre tidak terbatas pada warna-warna cerah. “Saya sangat suka bekerja dengan warna-warna kaya yang punya banyak rona, yang memberi kedalaman pada rambut tanpa membuat warna keseluruhan terasa datar,” kata Adam. “Warna Cocoa baru dari Remi Cachet, misalnya, adalah cokelat kaya yang indah dengan chestnut undertone yang hangat. Itu referensi yang bagus untuk palet cokelat yang lebih dalam dan hangat, yang bisa berpadu indah dengan bagian panjang yang lebih terang untuk menciptakan kontras dan dimensi.”
Victoria Beckham terus menunjukkan bahwa gaya rambut yang klasik masih bisa relevan dan menawan di era modern ini.













