Media Kampung, Surabaya – Petugas gabungan mengamankan 8 oknum TNI-Polri setelah terjaring dalam operasi penegakan ketertiban di sejumlah rumah hiburan malam di Surabaya. Operasi yang berlangsung pada Sabtu malam, 31 Oktober, ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penertiban anggota TNI dan Polri di tempat hiburan malam.

Operasi ini melibatkan berbagai instansi, termasuk POM Kodaeral V, POM AD, POM AU, Propam Polrestabes Surabaya, BNN Kota Surabaya, Satpol PP, Imigrasi, hingga Bea Cukai. Kegiatan dimulai pukul 21.00 WIB dan berakhir pada pukul 01.30 WIB, menyasar 10 lokasi hiburan malam di Kota Surabaya, antara lain Gentelemen’s Spa, Golden Dragon Spa, KTF Suka – Suka, Shamrock Kitchen Bar, dan beberapa lainnya.

Kolonel Laut (PM) Thomas Alexander, Danpom Kodaeral V, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Panglima TNI untuk menertibkan anggota TNI yang keluyuran di tempat-tempat hiburan malam. Dalam operasi ini, petugas gabungan juga menemukan seorang anggota Polri aktif yang berusaha melarikan diri saat petugas masuk ke Roots Cafe Bar.

“Jika ditemukan kami tindak. Kami serahkan ke atasan yang berhak menghukum sesuai dengan instansi masing-masing,” jelas Thomas. Setelah operasi, 1 oknum dari TNI AL dan 7 oknum dari Polri diserahkan ke kesatuan masing-masing untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Operasi ini menunjukkan keseriusan pihak berwenang dalam menegakkan disiplin di kalangan anggota TNI dan Polri, serta menjaga ketertiban di lingkungan masyarakat, khususnya di tempat hiburan malam.