Media KampungMatt Ryan, pemeran Edward Kenway dalam game Assassin’s Creed: Black Flag, mengungkapkan bahwa istilah ‘voice actor’ atau pengisi suara dalam industri game sudah tidak relevan lagi. Menurutnya, aktor kini memberikan performa penuh yang tidak hanya lewat suara, tetapi juga ekspresi wajah dan gerak tubuh yang terekam melalui teknologi motion capture.

Ryan mengenang saat pertama kali mendapat peran tersebut pada 2013, teknologi motion capture untuk game masih dalam tahap awal. Ia mengira tugasnya hanya sekadar mengisi suara, namun ternyata harus melakukan pengambilan gerak secara menyeluruh. Hal itu memberinya kesempatan untuk mengeksplorasi medium baru yang menggabungkan seni teater dan televisi dengan teknologi digital.

Penggunaan motion capture sendiri bukan hal baru, namun baru belakangan ini perkembangan teknologinya memungkinkan aktor menampilkan ekspresi yang sangat detail, termasuk di bagian mata. Ryan merasa terkesan bagaimana performa seorang aktor bisa tersampaikan secara utuh, bahkan setelah karakter dalam game diberi tampilan kulit digital. Ia menyebut sorot mata sebagai bagian yang paling menakjubkan dalam menampilkan emosi tokoh.

Lebih lanjut, Ryan menilai media dan masyarakat masih menggunakan istilah lama ‘voice actor’ meski sudah tidak lagi menggambarkan cakupan pekerjaan seorang aktor game masa kini. Ia menyoroti bahwa aktor dalam game kini membawa banyak aspek dirinya ke dalam karakter yang diperankan, sehingga interaksi dengan pemain berlangsung lebih intens dan lama dibanding tontonan tradisional seperti televisi atau teater.

Perkembangan teknologi juga membuat proses syuting motion capture menjadi lebih nyaman. Ryan membandingkan perlengkapan yang dipakai saat syuting Black Flag tahun 2013 yang membuat kepalanya seperti terjepit, dengan perlengkapan terbaru yang jauh lebih nyaman saat ia kembali melakukan motion capture untuk versi Black Flag Resynced.

Fenomena ini juga terlihat dari meningkatnya popularitas aktor game yang semakin dikenal luas, seperti Ben Starr di Final Fantasy 16, Neil Newbon di Baldur’s Gate 3, dan Maggie Robertson di Resident Evil 8. Hal ini menunjukkan bahwa peran aktor dalam industri game kian penting dan berpengaruh dalam membangun narasi dan pengalaman pemain.

Matt Ryan berharap ada pembaruan istilah yang lebih tepat untuk menggambarkan peran aktor dalam video game yang kini menuntut performa menyeluruh, baik suara, gerak, hingga ekspresi wajah. Ia menegaskan bahwa medium game sekarang sudah menjadi wadah ekspresi seni yang setara dengan teater atau film.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.