Media Kampung – Industri perfilman Korea Selatan terus menggali inspirasi dari mitos lokal, menghasilkan tiga film Korea urban legend yang menonjol di layar lebar tahun ini.

Film pertama, Salmokji: Whispering Water, dirilis pada 1 Mei 2026 dan mengisahkan kru produksi yang kembali ke Waduk Salmokji untuk merekam kembali adegan yang sebelumnya terganggu oleh penampakan misterius.

“Kami ingin menghidupkan kembali legenda gelap Waduk Salmokji melalui visual yang menegangkan,” ujar sutradara Lee Hyun‑woo dalam konferensi pers menjelang premiere.

Film ini menembus satu juta penonton dalam sepuluh hari pertama, menampilkan Kim Hye‑Yoon sebagai Su In, Lee Jong‑Won sebagai Ki Tae, serta Kim Jun‑Han sebagai Kyo‑Sik, dan seluruh proses syuting dilaksanakan di lokasi bersejarah Yesan, Korea Selatan.

Waduk Salmokji dikenal dengan cerita tentang sosok hantu air yang muncul pada malam hari, legenda yang memicu tradisi ritual sebelum produksi dimulai untuk menenangkan roh setempat.

Film kedua, The Wailing, tayang pada Agustus 2016 dan mengambil inspirasi dari legenda shaman yang mengganggu sebuah desa di wilayah selatan, menampilkan Kwak Do‑woon sebagai perwira polisi yang menyelidiki serangkaian kematian misterius.

Disutradarai oleh Na Hong‑june, film ini menampilkan kombinasi horor tradisional dan thriller, serta memperoleh lebih dari 2,5 juta penonton domestik berkat atmosfer mistik yang kuat.

Film ketiga, The Tunnel, dirilis pada September 2016 dan didasarkan pada kisah urban legend tentang terowongan kereta bawah tanah Seoul yang dikatakan menjadi gerbang ke dunia lain, memperlihatkan aktor utama Kim Hye‑Jun berperan sebagai penjelajah urban yang terjebak di dalamnya.

Dengan efek visual realistis dan narasi yang menegangkan, film ini berhasil menarik lebih dari 1,2 juta penonton, sekaligus memperkuat popularitas tema terowongan berhantu dalam budaya pop Korea.

Ketiga produksi ini menunjukkan tren berkelanjutan dalam mengadaptasi legenda urban menjadi karya sinematik, dan Salmokji: Whispering Water terus menambah jumlah penonton pada minggu-minggu berikutnya, menegaskan minat publik terhadap cerita-cerita mistis yang berakar pada tradisi lokal.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.