Media Kampung – 12 April 2026 | Denada mengungkap alasan ia memilih untuk merahasiakan identitas ayah biologis putranya, Ressa Rossano, dengan menegaskan bahwa ia tidak mengetahui apakah sang ayah masih hidup atau tidak.
Pernyataan tersebut disampaikan Denada dalam acara FYP pada Sabtu, 11 April 2026, yang disiarkan secara langsung dari Jakarta, menanggapi spekulasi publik yang semakin menguat.
“Dia sudah memutuskan untuk tidak berada di hidup kami,” ujar Denada dengan tegas, menambahkan bahwa keputusan sang ayah sejak lama menghilang dari kehidupan keluarga.
Menurut Denada, ayah biologis Ressa telah lama meninggalkan mereka dan tidak lagi menjadi bagian penting dalam keseharian, sehingga tidak ada urgensi untuk mengungkapkan identitasnya kepada publik.
Denada menegaskan bahwa membuka identitas tersebut tidak akan memberi manfaat apapun bagi dirinya maupun anaknya, dan justru dapat menimbulkan kerumitan tambahan.
“Buat apa aku buka ke publik? Aku sudah memaafkan dia, dan aku tidak mau menyalahkan dia,” tegasnya, menegaskan bahwa rasa maaf sudah menghilangkan rasa dendam.
Spekulasi sebelumnya menautkan nama-nama publik seperti Teuku Ryan, Iwa K, dan Adjie Pangestu sebagai calon ayah biologis, memicu perdebatan di media sosial.
Denada membantah semua rumor tersebut, berkata, “Bukan, bukan Teuku Ryan. Banyak nama yang jadi spekulasi, kasihan. Saya minta maaf,” sambil menegaskan bahwa tidak ada bukti yang mengaitkan mereka dengan kasus ini.
Selain membantah, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada figur publik yang namanya terlibat dalam rumor, berharap klarifikasi dapat menghentikan penyebaran informasi tidak berdasar.
Denada menambahkan, “Kalau anak aku mempertanyakannya, tentu aku harus memberitahukan kepada dia,” menandakan kesiapan untuk menjawab pertanyaan Ressa bila diperlukan.
Sebelumnya, Ressa sempat mengungkap dalam siaran langsung bahwa ayahnya berasal dari Aceh, Sumatra Utara, yang kemudian memicu dugaan‑dugaan lebih lanjut tentang asal usul sang ayah.
Denada menegaskan bahwa ayah biologis tersebut adalah warga negara Indonesia, namun ia menolak memberikan rincian lebih lanjut tentang identitas atau latar belakangnya.
Dengan fokus pada pembesaran Ressa, Denada menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk membuka kebenaran lebih jauh kecuali diminta langsung oleh anaknya, sekaligus menutup pembahasan publik mengenai topik ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan