Media Kampung – 09 April 2026 | Pasangan selebritas Lesti Kejora dan Rizky Billar kembali menjadi sorotan publik setelah muncul klaim palsu tentang giveaway yang dikaitkan dengan nama Lesti.

Rizky menegaskan pada konferensi pers di Ampera, Jakarta Selatan, bahwa mereka tidak pernah menyelenggarakan program giveaway dalam bentuk apa pun.

Ia menambahkan bahwa pencatutan nama mereka oleh pihak tak bertanggung jawab telah menimbulkan gangguan signifikan bagi keluarga.

Salah satu pekerja yang sedang memperbaiki vila mereka menjadi korban penipuan yang memanfaatkan identitas Lesti.

Setelah mengetahui kerugian yang diderita, pasangan itu memutuskan untuk mengganti kerugian tersebut meski dianggap tidak besar.

Rizky mengungkapkan, “Kami tidak ingin ada pihak yang dirugikan, sehingga kami mengembalikan dana kepada korban.”

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih kritis dalam menanggapi tawaran giveaway yang mencantumkan nama mereka.

“Jika ada giveaway, kami tidak akan meminta imbalan apa pun. Itu tidak masuk akal,” ujarnya.

Selain masalah giveaway, Rizky memperingatkan bahaya video yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI).

Ia menyampaikan bahwa banyak video palsu beredar, menampilkan dirinya atau Lesti dalam situasi yang tidak nyata.

Video‑video tersebut sering kali disertai pertanyaan dari netizen yang menilai keabsahan konten.

Rizky meminta generasi Z dan milenial untuk membantu mengedukasi orang tua mereka mengenai risiko penipuan berbasis AI.

“Orang tua mudah menjadi target karena kurang familiar dengan teknologi ini,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya verifikasi sumber informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

Pihak manajemen Lesti juga telah mengeluarkan pernyataan resmi yang menolak semua tuduhan giveaway.

Penolakan tersebut dikeluarkan bersamaan dengan laporan polisi atas ancaman yang diterima oleh pasangan itu.

Rizky menambahkan, “Kami melaporkan semua ancaman kepada pihak berwajib untuk menjaga keamanan keluarga.”

Kasus ini menambah daftar panjang penipuan yang memanfaatkan nama selebritas Indonesia.

Beberapa korban melaporkan kehilangan uang hingga jutaan rupiah karena mengikuti skema penipuan yang mengatasnamakan Lesti.

Pihak berwenang menyarankan masyarakat untuk tidak mentransfer uang kepada pihak tak dikenal tanpa bukti yang jelas.

Rizky juga menegaskan, “Jika ada tawaran hadiah, biasanya ada syarat pembayaran terlebih dulu, yang jelas tidak logis.”

Ia menekankan, “Jangan tergiur imbalan besar tanpa prosedur yang transparan.”

Kasus penipuan berbasis AI semakin kompleks seiring perkembangan teknologi deepfake.

Video‑video palsu tersebut dapat meniru suara dan gerakan dengan sangat mirip, membuatnya sulit dibedakan.

Rizky meminta platform media sosial untuk meningkatkan deteksi konten manipulasi.

“Kolaborasi antara regulator dan platform penting untuk meminimalisir penyebaran konten berbahaya,” kata dia.

Selain itu, pasangan itu berkomitmen untuk terus memberikan edukasi kepada penggemar melalui akun resmi mereka.

Penggemar diimbau untuk selalu memeriksa keaslian informasi melalui kanal resmi Lesti dan Rizky.

Jika menemukan konten mencurigakan, disarankan melaporkan ke pihak berwenang atau tim keamanan digital.

Pernyataan Rizky disampaikan pada konferensi pers sinetron “Senandung Cinta Lilis” di Cibubur, Jawa Barat.

Acara tersebut juga menjadi wadah untuk menegaskan kembali komitmen pasangan itu dalam melindungi reputasi keluarga.

Rizky menutup dengan harapan masyarakat dapat lebih waspada dan tidak mudah terjebak dalam penipuan digital.

Ia menegaskan, “Kita semua berperan menjaga integritas informasi di era digital.”

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.