Media Kampung – 09 April 2026 | Film The Devil Wears Prada 2 dijadwalkan tayang secara global pada 1 Mei 2026, menandai kembalinya ikon fashion setelah dua dekade.
Pembuatan sekuel tertunda karena para pemeran utama menolak melanjutkan, mengingat mereka menginginkan cerita yang benar‑benar baru, sebagaimana dilaporkan.
Anne Hathaway menyatakan hanya akan kembali bila naskah berbeda, dan akhirnya setuju ketika skrip dianggap segar dan relevan.
Skenario baru menitikberatkan pada krisis majalah cetak Runway yang harus beralih ke platform digital, mencerminkan perubahan industri media.
Penggambaran Miranda Priestly berjuang melawan penurunan cetak dianggap tepat untuk era streaming dan e‑commerce.
Tren Hollywood menghidupkan kembali franchise lama, contoh Top Gun: Maverick dan reboot Harry Potter, memberi peluang finansial bagi sequel ini.
Nostalgia era 2000‑an menjadi faktor tambahan, karena generasi 90‑an kini memiliki daya beli kuat di pasar bioskop.
Film ini kembali menampilkan Meryl Streep, Anne Hathaway, Emily Blunt, dan Stanley Tucci, serta menambah pemeran baru seperti Kenneth Branagh dan Simone Ashley.
Anna Wintour, pemimpin Vogue, muncul dalam pemotretan bersama Meryl Streep, mempertegas hubungan nyata antara dunia fashion dan karakter Miranda.
Wintour mengaku terhormat diperankan oleh Streep, menegaskan dampak film terhadap persepsi publik tentang industri mode.
Pada rangkaian promosi di Tokyo, influencer Indonesia Tasya Farasya menjadi tamu khusus, tampil dengan gaun maroon rancangan Yogie Pratama.
Farasya menjelaskan bahwa menonton film sejak remaja dan kini hadir di red carpet adalah “full circle moment” baginya.
Acara red carpet menampilkan instalasi sepatu raksasa ikonik, dan trailer menutup dengan lagu “Runway” kolaborasi Lady Gaga dan Doechii.
Dengan semua elemen, sekuel ini diharapkan menarik penonton lama dan baru, sekaligus menyoroti transformasi media cetak ke digital dalam industri fashion.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan