Media Kampung – Pengumuman mengejutkan datang dari Bungie yang menyatakan bahwa pembaruan konten live service untuk Destiny 2 akan berakhir pada 9 Juni 2026. Studio pengembang menyebut ini sebagai babak akhir dari perjalanan panjang Destiny 2, sekaligus menandai langkah baru bagi Bungie dalam mengembangkan proyek-proyek baru.
Bungie menegaskan bahwa meskipun kecintaan mereka terhadap Destiny 2 tetap kuat, setelah perilisan The Final Shape, saatnya dunia shared worlds dan Destiny hidup melampaui Destiny 2. Dalam pernyataannya, Bungie mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian Destiny 2 dan warisan yang telah dibangun berkat dukungan komunitas pemain. Mereka mengenang berbagai lokasi ikonik dalam game seperti Cosmodrome, Pale Heart, dan Lawless Frontier yang menjadi saksi perjalanan penuh cerita dan petualangan para pemain.
Penghentian update live service ini menjadi awal baru bagi Bungie yang kini akan fokus mengembangkan game-game baru. Meski demikian, Bungie berkomitmen untuk menjaga Destiny 2 tetap dapat dimainkan seperti pendahulunya, Destiny pertama. Update terakhir yang dijadwalkan pada Juni 2026 akan membawa perubahan besar dengan tujuan memberikan pengalaman yang memuaskan bagi semua tipe pemain. Pembaruan tersebut akan menyajikan berbagai aktivitas yang beragam, mulai dari mode kompetitif, perburuan bos, hingga eksplorasi destinasi, sehingga pemain dapat menemukan sesuatu yang sesuai dengan selera mereka.
Keputusan ini menjadi momen penting di tengah perjalanan Destiny 2 yang pernah menarik perhatian besar sehingga Sony rela mengakuisisi Bungie dengan nilai 3,6 miliar dolar AS empat tahun lalu. Namun, selama masa kepemilikan Sony, Bungie menghadapi berbagai kendala, termasuk investasi pada proyek yang tidak berhasil dan penurunan kepercayaan komunitas. Meski usaha perbaikan telah dilakukan, turnaround penuh untuk Destiny 2 dinilai sulit dicapai.
Untuk detail lengkap perubahan pada update terakhir Destiny 2, Bungie akan membagikan informasinya melalui showcase rutin “This Week in Destiny”. Pada akhirnya, keputusan Bungie menutup babak update live service ini sekaligus membuka peluang bagi pengembangan pengalaman baru yang lebih segar di masa depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan