Media Kampung – Uni Eropa akan memaksa semua HP dijual di wilayahnya memiliki baterai lepas pasang mulai Februari 2027, mendukung hak perbaikan dan mengurangi limbah elektronik.

Peraturan baru ini diadopsi dalam paket regulasi Right to Repair yang disahkan pada April 2026 oleh Komisi Eropa.

Aturan mengharuskan produsen menyiapkan desain yang memungkinkan konsumen mengganti baterai tanpa alat khusus, atau menyediakan alat tersebut secara gratis dalam kotak.

Selain ponsel, tablet, konsol game, kacamata pintar, sepeda listrik, dan mainan elektronik juga masuk dalam cakupan.

Pengecualian hanya diberikan kepada perangkat medis dan produk yang dirancang untuk penggunaan di bawah air.

Produsen dapat memilih desain semi‑modular, sehingga penutup belakang tetap dipasang dengan sekrup kecil namun dapat dibuka dengan obeng yang disertakan.

Regulasi tidak menuntut kembali ke desain lama dengan casing terbuka, melainkan menekankan kemudahan perbaikan bagi konsumen.

Jika baterai membutuhkan alat khusus, produsen wajib menyediakannya tanpa biaya tambahan bagi pembeli.

Dokumen resmi mencantumkan standar ketahanan: baterai harus mempertahankan minimal 80% kapasitas setelah 1.000 siklus pengisian.

Apple mengklaim iPhone 15 memenuhi standar tersebut sejak peluncuran tahun 2023, sehingga perangkatnya dapat dikecualikan.

Samsung diperkirakan akan menyesuaikan lini Galaxy S27 untuk mematuhi regulasi di pasar Eropa.

Para analis memperkirakan bahwa desain seragam akan diterapkan pada model yang dijual di Asia dan Amerika karena rantai pasokan global.

“Regulasi ini mendorong produsen untuk merancang produk yang lebih berkelanjutan,” ujar seorang juru bicara Komisi Eropa dalam konferensi pers.

Pengguna di forum Reddit menanggapi positif, menilai bahwa kemudahan penggantian baterai dapat memperpanjang umur perangkat.

Keluhan utama konsumen sebelumnya adalah penurunan daya baterai dalam dua tahun pertama penggunaan.

Dengan baterai lepas pasang, perkiraan umur pakai smartphone dapat meningkat hingga tiga hingga empat tahun.

Pengurangan limbah elektronik diproyeksikan mencapai 15% di Uni Eropa pada tahun 2030 bila aturan dijalankan secara konsisten.

Industri manufaktur mengakui tantangan teknis, terutama untuk perangkat tipis yang mengintegrasikan baterai secara padat.

Beberapa produsen telah menguji desain dengan panel belakang yang dapat dibuka menggunakan kunci khusus berukuran kecil.

Regulasi juga menuntut label yang jelas pada kemasan, menyatakan apakah baterai dapat diganti sendiri.

Jika produsen gagal mematuhi, mereka dapat dikenai denda hingga 6% dari omzet tahunan di Uni Eropa.

Penerapan dimulai pada Februari 2027, memberi produsen waktu sekitar satu tahun untuk menyesuaikan lini produk.

Pengalaman pasar Jepang yang sebelumnya mengadopsi kebijakan serupa menunjukkan peningkatan kepuasan konsumen.

Namun, kritik muncul dari beberapa perusahaan yang berargumen bahwa desain lepas pasang dapat mengurangi ketahanan struktural perangkat.

Sejumlah pihak menilai bahwa standar ketahanan baterai akan menstabilkan performa sekaligus menjaga keamanan.

Regulasi mencakup juga persyaratan penyimpanan suku cadang baterai selama minimal lima tahun.

Dengan demikian, pusat layanan resmi harus menyediakan baterai pengganti yang sesuai dengan spesifikasi pabrik.

Perubahan ini diharapkan menstimulus inovasi dalam teknologi baterai yang lebih modular.

Beberapa startup di Eropa sudah mengembangkan kit perbaikan yang kompatibel dengan standar baru.

Pengguna dapat mengakses panduan perbaikan melalui portal resmi Uni Eropa tanpa harus mengunjungi layanan berbayar.

Regulasi Right to Repair ini merupakan lanjutan kebijakan 2023 yang menargetkan perangkat elektronik rumah tangga.

Jika berhasil, regulasi dapat menjadi model bagi wilayah lain di dunia untuk mengurangi sampah elektronik.

Hingga kini, tidak ada laporan pelanggaran resmi, namun produsen besar telah mengumumkan rencana penyesuaian desain.

Kondisi pasar pada akhir 2026 menunjukkan tren peningkatan permintaan akan perangkat yang dapat diperbaiki secara mandiri.

Dengan implementasi pada 2027, konsumen Eropa akan menjadi yang pertama menikmati manfaat baterai HP lepas pasang secara luas.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.