Media Kampung, Jakarta – Film Fjord, yang baru-baru ini meraih penghargaan Palme d’Or di Cannes 2026, akan menjadi film pembuka pada ajang Jakarta World Cinema (JWC) 2026. Festival film ini akan digelar dari tanggal 31 Oktober hingga 7 November 2026 di CGV Grand Indonesia, Jakarta, dan melibatkan 207 judul film dari 69 negara, termasuk karya-karya berprestasi yang telah memenangkan berbagai penghargaan internasional.
Direktur Festival JWC, Shandy Gasella, menekankan bahwa kehadiran film-film berprestasi seperti Fjord dan NAZA, peraih Special Jury Prize di Venice, merupakan pencapaian signifikan bagi festival ini. “Mengamankan 120 judul berprestasi, ditambah kehadiran pemenang Golden Bear, Palme d’Or, dan Golden Lion dalam satu tahun penayangan adalah tonggak sejarah monumental bagi kami,” ujarnya.
Shandy juga mengungkapkan bahwa lineup film kali ini memberikan kesempatan langka bagi pencinta film di Indonesia untuk menikmati karya-karya terbaik dari sinema dunia. “Jajaran penayangan ini adalah paspor langka untuk merasakan langsung denyut nadi utama sinema dunia masa kini,” tambahnya.
JWC 2026 juga akan menampilkan film penutup yang disutradarai oleh sineas Thailand, Banjong Pisanthanakun, berjudul Inherit. Banjong dikenal melalui karya-karyanya seperti The Medium dan Shutter. Direktur Eksekutif JWC, Frederica, menekankan komitmen festival ini untuk memperluas akses penikmat film di Indonesia terhadap sinema berkualitas.
“Visi kami adalah menjembatani jarak antara penceritaan kelas dunia dan penonton Indonesia, serta menempatkan Jakarta sebagai pusat kebudayaan penting di kawasan ini,” ungkap Frederica.
Sebanyak 41 film dalam festival ini disutradarai oleh perempuan, dan 20 judul film merupakan perwakilan resmi negara untuk kategori pemutaran internasional di ajang Academy Awards ke-99. Selain itu, Tudor Vladimir Panduru, penata kamera film Fjord, akan hadir dalam sesi masterclass untuk berbagi pengetahuan dengan pembuat film dan pencinta sinema lokal.
Penyelenggaraan JWC 2026 juga akan mencatatkan sejarah baru dengan memperluas jangkauan penayangan hingga ke luar Jakarta. Rangkaian utama festival berlangsung selama delapan hari di Jakarta, kemudian dilanjutkan secara paralel di CGV Paris Van Java Bandung dan Cinpolis Malang Town Square pada 14 hingga 21 November. Penayangan daring melalui platform KlikFilm juga akan tersedia dari 31 Oktober hingga 21 November.














