Media Kampung – Di Inggris, petani kini menerima kompensasi atas partisipasi mereka dalam proyek pemulihan alam yang bertujuan mencegah banjir. Program bernilai 100 juta poundsterling tersebut dilaksanakan di wilayah Cotswold melalui Evenlode Landscape Recovery Project yang melibatkan lebih dari 50 pertanian dan mencakup area seluas sekitar 3.000 hektare.

Proyek ini berfokus pada pengembalian fungsi alami dataran banjir dan pemulihan aliran Sungai Evenlode, Glyme, serta Dorn. Tujuannya adalah agar sungai-sungai tersebut dapat menahan limpasan air hujan dengan lebih efektif, sehingga risiko banjir dapat diminimalisasi.

Selain mendapat dukungan dana dari pemerintah, proyek ini juga melibatkan investasi dari beberapa pihak seperti perusahaan listrik SSEN, Network Rail, dan Pemerintah Daerah Oxfordshire. Harapannya, pemulihan lanskap ini dapat melindungi infrastruktur vital, termasuk jalan raya, jalur kereta api, dan gardu listrik, dari dampak banjir.

Tim Field, pengelola proyek dari North East Cotswold Farmer Cluster, menyampaikan bahwa upaya menciptakan model kerja sama antara petani, pemerintah, dan investor memakan waktu tiga hingga empat tahun. Ia menyebut keberhasilan meraih dana dari investor sebagai pencapaian luar biasa yang merupakan hasil kerja keras panjang.

Sebagai bagian dari inisiatif percontohan, sebuah kawasan antara Chipping Norton dan Kingham menjadi lokasi pengembalian aliran sungai kecil yang sebelumnya dialihkan ke parit lurus. Sungai tersebut kini dialirkan kembali ke jalur alami di tengah lahan pertanian, membentuk ratusan meter jalur air baru yang menyediakan habitat bagi berbagai flora dan fauna.

Field menambahkan bahwa perubahan ini tidak hanya meningkatkan keanekaragaman hayati, tetapi juga memperbaiki kualitas air. Area yang dangkal dengan arus cepat menjadi tempat tinggal serangga air dan daerah berkembang biak ikan trout, sementara bagian yang lebih dalam membantu tumbuhan menangkap sedimen sehingga air menjadi lebih bersih.

“Kami ingin agar air melambat dan tidak langsung mengalir deras lewat saluran sungai. Kami berusaha menahannya di dalam bentang alam,” ujar Field.

Chris Bratt, Direktur Pengelolaan Aset dari SSEN, menyatakan bahwa pendekatan berbasis alam ini lebih berkelanjutan dibandingkan harus membangun infrastruktur baru seperti menaikkan gardu listrik dengan konstruksi beton yang berpotensi menghasilkan emisi karbon tinggi.

Alan Lovell, Ketua Environment Agency Inggris, menyuarakan optimisme terhadap dampak positif proyek ini. Ia percaya inisiatif ini akan berhasil dalam memulihkan alam sekaligus meningkatkan keanekaragaman hayati di wilayah tersebut.

Evenlode Landscape Recovery Project dirancang untuk berjalan selama 20 tahun ke depan. Proyek ini diharapkan menjadi contoh bagaimana pemulihan ekosistem alami dapat berjalan seiring dengan perlindungan terhadap masyarakat dan infrastruktur dari ancaman perubahan iklim.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.